Baarak Naga – Bausung Pengantin Lestarikan Tradisi

Pasangan pengantin, Abdul Muhaimin (24) dengan Hikmah Aisda (29) saat prosesi Baarak Naga - Bausung Pengantin di Desa Antar Baru Kecamatan Marabahan, Minggu (05/03). (ist)

Marabahan, wartaberitaindonesia.com– Warga Desa Antar Baru, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, masih memegang teguh tradisi turun temurun, yakni Baarak Naga saat Bausung Pengantin.

Baarak Naga ini digelar secara bersamaan dengan prosesi Baarak Pengantin dengan cara diusung sebelum kedua mempelai duduk di pelaminanan.

Bacaan Lainnya

Tradisi Baarak Pangantin ini kedua mempelai tidak digendong seperti tradisi yang ada, tetapi dibuatkan semacam tandu yang dibuat menyerupai naga.

Rangka tandu dibuat dari sejumlah bahan, yaitu bambu, rotan dan kayu jenis galam kemudian ditutup dengan tikar purun dan ambal lembut warna hijau lalu tandu dibentuk berkepala naga.

Dengan tandu itulah kemudian pasangan pengantin diarak menuju pelaminan seperti yang dilakukan dalam resepsi pasangan pengantin, Abdul Muhaimin (24) dengan Hikmah Aisda (29), warga Desa Antar Baru Kecamatan Marabahan, Minggu (05/03/2023).

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD ) Bakumpai, Syahril Effendi mengungkapkan, tradisi Bausung Naga saat Baarak Pengantin ini, merupakan tradisi turun temurun yang telah dilakukan dari nenek moyang.

“Tradisi Bausung Naga saat Baarak Pangantin, seharusnya kita galakkan agar tetap lestari dan tidak hanya dalam pelaksanaan perkawinan, tetapi tiap ada event besar seperti peringatan Hari Jadi Kabupaten, agar tradisi ini tidak musnah,” harap Syahri Effendi.

Dijelaskannya tradisi perkawaninan yang masih dilakukan dalam pekawaninan adat Bakumpai, selain Bausung Naga saat Baarak Pangantin, juga ada perahu naga untuk membawa pengantin.

“Di Kabupaten Batola ini masih menjalankan tradisi Bausung Naga saat Baarak Pengantin atau dengan perahu naga, terdapat di wilayah Kecamatan Marabahan dan Kecamatan Bakumpai. Namun juga ada di beberapa wilayah kecamatan lainnya,” pungkasnya Syahril Effendi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *