Bandar Udara GSA Mulai Benahi Runway

Keterangan Fhoto : - Kepala bandar udara GSA Kotabaru saat memberikan keterangan pers kepada insan media

Kotabaru, Wartaberitaindonesia.com – Pengembangan bandara udara Gusti Sjamsir Alam (GSA) Kotabaru terus dilakukan, salah satunya dengan proyek perpanjangan runway atau landasan pacu. Tentunya hal tersebut sebagai wujud dalam rangka memberikan pelayanan utamanya bagi sistem penerbangan yang baik kedepannya.

 

Dalam kesempatannya, saat di wawancarai sejumlah awak media Kepala bandar udara GSA Kotabaru, Agus Heriyanto mengatakan bahwa, perpanjangan runway atau landasan pacu memanfaatkan lahan yang sudah ada, dan anggaran ini dari APBN tahun 2024 dengan menggunakan dana SBSN.

 

Dilanjutkan oleh Agus, SBSN tersebut merupakan pinjaman dari masyarakat Indonesia sebagai investor, yang sudah lama di usulkan sejak 5 tahun lalu dan baru sekarang ditahun 2024 bisa dilaksanakan pengerjaannya.

 

“Untuk kontraktor pelaksananya senditi yakni PT Noor Jaya Perkasa, dengan nilai anggarannya kurang lebih mencapai Rp46,8 miliar, yang sudah dimulai pengerjaannya pada bulan Maret 2024 kemarin dan akan berakhir pada Agustus ini,” tutur Agus, Selasa (28/5/24) kemarin.

 

Tentu ia berharap pengerjaannya akan selesai sebagaimana waktu yang ditentukan, dan jika perpanjangan runway sudah selesai diharapkan pula bandar udara GSA nantinya akan bisa didarati pesawat berbadan besar jenis Boeing, hal ini dikarenakan animo masyarakat untuk keperluan transportasi udara yang cukup tinggi.

 

“Landasan pacu dibandara ini nantinya memiliki 1.850 meter. Kita tentu berharap selain mendukung sektor pariwisata juga dapat menjadi penunjang perpindahan ibukota negara nusantara,” jelasnya berharap.

 

Terkait permasalahan yang terjadi beberapa waktu lalu, adanya korban jiwa yang meninggal dunia yang sempat menjadi perhatian besar pihaknya. Menurutnya, hal tersebut sudah menjadi ranahnya kepolisian.

 

“Kejadiannya diluar jam kerja dan sebelumnya memang pihak kami sudah memberikan arahan tidak ada jam kerja malam hari. Kalau tidak salah kemarin itu terjadi saat pekerja proyek itu ingin memindahkan alat berat keluar area, dan terjadi insiden yang mengakibatkan meregangnya nyawa pekerja,” paparnya.

 

Ia mewakili management bandar udara GSA menyampaikan duka cita kepada keluarga korban.

 

“Kita sama-sama berharap kejadian seperti itu menjadi yang terakhir sehingga pelaksanaanya proyeknya akan berjalan maksimal dan rampung sesuai kontrak kerja,” pungkasnya.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *