Kuala Kurun, wartaberitaindonesia.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Hermanto, mengimbau warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Kahayan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir, terutama pada musim hujan seperti sekarang ini.
Imbauan tersebut secara khusus ditujukan bagi warga yang bermukim di Kecamatan Tewah, Kurun, Mihing Raya, dan Sepang. Pasalnya, wilayah-wilayah tersebut kerap menjadi titik rawan banjir saat debit air Sungai Kahayan meningkat akibat curah hujan yang tinggi di hulu maupun daerah sekitarnya.
Hermanto menegaskan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi langkah penting dalam meminimalisir dampak bencana. “Kita harus belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Saat hujan deras disertai kenaikan permukaan air sungai, risiko banjir cukup tinggi. Karena itu, warga perlu sigap memantau kondisi lingkungan dan segera mengamankan diri serta barang berharga jika situasi mengkhawatirkan,” ungkapnya, Ranu (13/8).
Ia juga mengingatkan agar warg tidak mengabaikan peringatan dini dari pemerintah daerah, aparat desa, maupun pihak terkait lainnya. Informasi mengenai potensi banjir harus dijadikan pedoman untuk mengambil langkah antisipasi, seperti memindahkan barang penting ke tempat lebih tinggi dan menyiapkan peralatan darurat.
Selain itu, Hermanto mendorong koordinasi antara warga, pemerintah desa, BPBD, dan aparat keamanan untuk mempercepat penanganan bila banjir terjadi. “Kerja sama dan komunikasi yang baik akan memudahkan proses evakuasi serta distribusi bantuan,” tuturnya.
Menjaga kebersihan lingkungan, menurut
Hermanto, juga menjadi salah satu faktor pencegahan penting. Sampah yang menumpuk di sungai atau saluran air dapat menghambat aliran, sehingga memperparah banjir. “Mari kita sama-sama menjaga sungai agar tetap bersih dan alirannya lancar,” kata politisi tersebut.
Ia berharap warga tetap tenang namun tidak lengah. Kewaspadaan yang dibarengi dengan persiapan matang diyakini dapat mengurangi risiko kerugian akibat bencana banjir.
Sementara itu, Plt. Kepala BPBD Kabupaten Gumas, Atis, menjelaskan pihaknya telah melakukan langkah antisipasi dengan memantau perkembangan debit air serta mengawasi kondisi lingkungan sekitar.
“Kami telah siap mengantisipasi banjir dengan melakukan pemantauan dan pengawasan, serta siap memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Atis juga menegaskan pentingnya disiplin warga dalam mengikuti arahan dan petunjuk dari BPBD maupun instansi terkait lainnya. Hal ini, menurutnya, krusial mengingat kondisi debit air di Sungai Kahayan terus mengalami kenaikan. Dengan kesigapan seluruh pihak, diharapkan dampak banjir di wilayah bantaran Sungai Kahayan dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan dan keselamatan warga tetap terjaga.
“Kami mengimbau kepada warga untuk mengikuti arahan dan petunjuk dari BPBD dan pihak terkait, serta selalu waspada dan siap siaga karena kondisi debit air terus naik,” pungkasnya.






