Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com
– Akibat pipa distribusi Trasfer HDPE diameter 800 mm yang berada di Jl. Pramuka IPA 2 Komplek PDAM mengalami kebocoran emergency, Kamis (2/3/2023) pukul pukul 05.00 WITA, nyaris sebagian warga Kota Banjarmasin pelanggan PT. Air Minum (AM) Bandarmasih dan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar tak teraliri air bersih.
Sejumlah wilayah itu diantaranya di Banjarmasin Selatan, Jalan Gerilya, Basirih, Mantuil, Tatah Pemangkih, Tatah Belayung, Tatah Bangkal, Gubernur Subardjo, Kuin Kacil, Pulau Bromo, Gunung Meranti, Beruntung Jaya diantaranya Arjuna, Sadewa, Krisna, Nakula, Pemurus Dalam dan sekitarnya.
Selain itu Tembikar Kanan, Banjar lndah Permai, Ramin, Sintuk, Kayu Kuku dan sekitarnya, Tri Sakti, komplek Yuka, Banyiur, sebagian Kabupaten Banjar.
Di Banjarmasin Utara diantaranya, Jl. Hasan Basri sebelah kanan dari jembatan S Parman sampai jembatan Alalak dan tak luput Sungai Andai.
“Pekerjaan perbaikan berdampak penurunan atau stop aliran distribusi air dari Boster Gerilya dan pemulihan distribusi air akan berlangsung dilakukan bertahap setelah perbaikan selesai,” kata Humas PT AM, Raida Kartika.
Sementara itu salah seorang pelanggan Sungai Andai, Madi kepada wartaberitaindonesia.com mengaku kecewa karena hampir sepekan distribusi air sudah lancar tanpa menggunakan mesin pompa.
“Sekarang mau bagaimana kami seperti di frank PT. AM saja,” ujarnya.
Diharapkannya pekerjaan cepat selesai dan air kembali mengalir seperti semula, “Terpaksa hari ini kami pasang mesin lagi karena biasanya bagian ujung sulit kalau sudah air macet,” ungkapnya.
“Kami bingung karena pagi sudah macet, ya mau bagaiman lagi terpaksa mandi pagi ini di Sungai Awang,” ujarnya lagi dengan nada kesal.
Kemudian Anang, warga Cemara Perumnas Kayu Tangi mengaku sempat kaget karena pagi tadi tiba-tiba air tidak mengalir di kran rumahnya.
“Untungnya ada sedikit air di drum penampungan yang bisa dipakai, tapi jika sampai malam hari apalagi besok jika tidak mengalir pasti sulit untuk MCK,” akunya.






