Kepala Bapenda Kalsel Harapkan Operasi Intan 2024 Bisa tingkatkan PAD

Teks foto : Kepala Bapenda Kalsel, Subhan Nur Yaumil. (Istimewa)

Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Subhan Nur Yaumil sangat mengapresiasi Operasi Keselamatan Intan 2024
yang digelar Polda Kalsel.

Subhan mengatakan operasi ini bagian sinergitas yang baik antar mitra kerja baik Bapenda dan Kepolisian.

Bacaan Lainnya

“Giat operasi ini bisa membawa kebaikan dan kemaslahatan bersama,” ujarnya.

Diharapkannya melalui operasi ini para pengendara lebih taat dan patuh terhadap aturan rambu-rambu lalu lintas sehingga mampu menanggulangi potensi kecelakaan.

Selain itu ujarnya, termasuk mengedukasi kepada para Wajib Pajak (WP) agar bisa menyelesaikan kewajiban setiap tahunnya, yaitu membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tepat waktu dengan harapan bisa meningkatkan
Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor dari sektor PKB.

“Mengingat kontribusi pajak yang dibayarkan itu demi keberlanjutan pembangunan di banua, di mana korelasinya demi kesejahteraan rakyat seperti peningkatan infrastruktur maupun pembangunan lainnya,” terangnya.

Sebelumnya, Direktur Lalu lintas (Dirlantas) Polda Kalsel, Kombes Pol Robertho Pardede mengungkapkan Operasi Keselamatan Intan 2024 ini digelar selama 14 hari, terhitung 4 -17 Maret 2024 di 13 Kabupaten/Kota secara serentak guna mewujudkan Indonesia Maju.

Giat simpatik di lapangan melibatkan sejumlah komponen dari stekholder yang ikut bertanggungjawab menciptakan
kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di
seluruh wilayah Kalsel.

“Penegakan disiplin berupa hukum tilang
tetap diterapkan. Akan tetapi itupun
alternatif terakhir, karena utamanya
tetap mengedepankan pendekatan humanis, ” katanya kepada wartaberitaindonesia.com Minggu (3/3).

Dijelaskannya, untuk penerapan tilang kepada pengguna jalan baik roda dua dan empat maupun lebih akan mengoptimalkan
Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang sudah terpasang di seluruh Kalsel.

Selain itu untuk diketahui masyarakat banua, Polda Kalsel sudah memiliki Gedung Regional Traffic Management Centre (RTMC) di Jalan A Yani Kilometer 21 Kota Banjarbaru.

“Gedung ini menjadi pusat ETLE di Kalsel berjumlah 26 titik,” sebutnya.

Adapun Operasi Keselamatan Intan 2024, lanjutnya, menyasar pengendara yang tak taat aturan. Kemudian menandai dimulainya giat ini telah digelar apel pasukan di halaman Polda Kalsel, Sabtu (2/3) dengan melibatkan sedikitnya 618 personel gabungan termasuk
anggota Praja Muda Karana (Pramuka).

Untuk giat simpatik digelar jajarannya hingga Polres Kabupaten/Kota bertujuan meminimalisir potensi dan intensitas kecelakaan di jalan raya diantaranya memberikan edukasi, mendekatkan Polri ke masyarakat serta meningkatkan kesadaran bagi pengguna jalan serta menyadarkan bagi para Wajib Pajak (WP) agar senantiasa membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tepat waktu sebagai bentuk tanggungjawab dan kesadaran sebagai warga negara.

“Periksa kelayakan spesifikasi berkendara, SIM, STNK wajib dibawa serta kita budayakan tertib berlalu lintas,” tegasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *