Paringin, wartaberitaindonesia.com– Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Balangan menggelar rangkaian kegiatan mulai dari lomba hingga buka puasa bersama di Paringin, Rabu (18/3/2026). Agenda ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah sekaligus mempererat silaturahmi antar-pengurus.
Ketua KNPI Kabupaten Balangan, Harry Khairil, S.H., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara yang dihadiri oleh pengurus kabupaten hingga perwakilan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK). Menurutnya, momentum Ramadan harus menjadi ajang memperkuat kebersamaan pemuda di Bumi Sanggam.
“Alhamdulillah, melalui kegiatan ini kita dapat kembali mempererat tali silaturahmi. Semoga kita semua diberikan kesehatan untuk bertemu kembali di Ramadan mendatang,” ujar Harry dalam sambutannya.
Di sela acara, Harry juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengurus dan anggota jika terdapat kekhilafan selama ia menjabat. Ia mengungkapkan bahwa tahun ini merupakan tahun terakhir masa kepengurusannya.
“Secara pribadi, saya mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin apabila selama memimpin terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” ucapnya.
Meskipun dihadapkan pada efisiensi anggaran yang cukup signifikan tahun ini, Harry menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan kontribusi terbaik di sisa masa jabatan. KNPI tetap berupaya menghadirkan program yang bermanfaat, termasuk pemberian penghargaan bagi anggota aktif dan kegiatan edukatif bagi pelajar.
Senada dengan itu, Sekretaris KNPI Balangan, Rahmat Nopriyadi, S.AP., M.M., memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi. Ia menjelaskan bahwa beberapa bidang seperti UKK, SDM, dan Kajian Strategis akan tetap menjalankan program kerja prioritas.
“Insyaallah di akhir masa kepengurusan ini, kami juga akan melaksanakan kegiatan refleksi sebagai bentuk evaluasi dan penghargaan atas dedikasi kawan-kawan selama ini,” tambah Rahmat.
Sementara itu, Bendahara KNPI Balangan, Muhammad Rapi’i atau yang akrab disapa Julak Anum, mengakui tantangan finansial yang dihadapi organisasi. Namun, ia berharap keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat solidaritas anggota.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diharapkan tidak hanya sekadar menjadi ajang kumpul rutin, tetapi juga memperkuat peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah serta menjaga kekompakan organisasi ke depan.






