Tanah Bumbu, wartaberitaindonesia.com – Kodim 1022/Tnb berikan bantuan kepada korban kebakaran di Gang Mawar, Pasar Ampera, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (29/06/24).
Dandim 1022/Tnb Letkol Inf Boni Berdian, S.E turun langsung ke lokasi kejadian kebakaran untuk menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang berada di posko pengungsian.
Bantuan tersebut berupa makanan siap saji dihari pertama setelah kejadian dan hari ini dilanjutkan berupa bantuan sembako kepada para korban kebakaran.
“Kami berusaha membantu meringankan beban warga yang terkena musibah kebakaran dengan ikut menyumbangkan sedikit bantuan kebutuhan sehari-hari yang diperlukan oleh masyarakat,” ujar Boni.
Diharapkannya bantuan tersebut dapat meringankan beban mereka yang sedang tertimpa musibah.
Bantuan ini sambungnya, merupakan bagian dari kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat sebagai bentuk kepedulian antar sesama.
“Kami juga memberikan dukungan moril dan semangat kepada warga untuk tidak berlarut-larut dalam kesedihan pasca kebakaran ini,” terangnya.
Boni juga meminta kepada para Babinsa agar senantiasa membantu masyarakat yang membutuhkan dengan hasil karya yang nyata dan dapat dirasakan oleh masyarakat sehingga akan terwujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini bisa membantu masyarakat, memberikan semangat baru untuk bangkit kembali dengan membangun rumah hunian yang sudah habis terbakar,” pungkasnya.
Siti Nuraini salah satu korban Kebakaran yang memerima bantuan sembako dari Kodim 1022/Tnb mengucapkan terimakasih banyak kepada Dandim 1022/Tnb dan jajaran.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu beserta anggotanya yang telah memberikan bantuan berupa sembako kepada kami. Bantuan ini sangat terbantu kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama untuk makan. Semoga Dandim beserta jajarannya selalu dilimpahkan rizqi dan kesehatan oleh allah SWT,” tuturnya.
Diketahui musibah kebakaran yang melanda masyarakat di Gang Mawar, Pasar Ampera akibat konsleting arus listrik.
Deretan rumah berbahan dasar kayu menyebabkan kobaran api secepat kilat menyambar 30 rumah yang berada di sekitarnya.






