Komisi III DPRD Kalsel Bahas Program Strategis 2026 Bersama Sejumlah UPTD

Teks foto : DPRD Kalsel saat menggelar rapat kerja bersama sejumlah UPTD di Gedung A DPRD Kalsel, Kamis (5/3). Rapat ini membahas rencana program strategis periode 2024–2029 dan program kerja tahun anggaran 2026. (Ist)

Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat kerja bersama sejumlah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di Ruang Rapat Komisi III, Gedung A Lantai IV, Kamis (5/3/2026). Rapat ini bertujuan mematangkan rencana program strategis periode 2024–2029 serta program kerja tahun anggaran 2026.

 

Bacaan Lainnya

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Apt. Mustaqimah, S.Farm., M.Si. Sejumlah UPTD hadir untuk memaparkan rencana program prioritas guna mendukung pembangunan daerah.

 

Dalam rapat tersebut, UPTD BPAM Banjarbakula fokus pada rencana peningkatan layanan air bersih di kawasan Banjarbakula. Sementara itu, UPTD Kebun Raya Banua memaparkan program pengembangan kawasan konservasi sebagai pusat edukasi dan pelestarian flora.

 

Di sektor transportasi, UPTD Terminal Tipe B dan Trans Perkotaan mengusulkan rehabilitasi terminal demi meningkatkan kualitas pelayanan publik. Selain itu, UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi turut merencanakan penguatan pengujian mutu guna menjamin kualitas pembangunan infrastruktur di Kalimantan Selatan.

 

Pada hari yang sama, Komisi III juga mengevaluasi kinerja UPTD di bawah naungan Dinas PUPR Kalsel, meliputi UPTD Laboratorium Lingkungan, UPTD Laboratorium ESDM, dan UPTD TPA Banjarbakula.

 

Selain mengevaluasi capaian tahun 2025, rapat juga membahas rencana kegiatan tahun 2026, termasuk pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana operasional.

 

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Mustaqimah, menegaskan bahwa rapat kerja ini merupakan implementasi fungsi pengawasan DPRD terhadap perencanaan hingga pelaksanaan program daerah.

 

“Kami berharap sinergi antara DPRD dan perangkat daerah semakin kuat agar pembangunan di Kalimantan Selatan berjalan efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Mustaqimah.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *