Marabahan, wartaberitaindonesia.com – Bedah rumah tak layak huni di Kecamatan Jejangkit Kabupaten Barito Kuala (Batola), tepatnya di Desa Jejangkit Muara RT. 02 RW. 01 dilakukan pada Jumat (28/04/2022) pagi.
Bedah rumah untuk mewujudkan rumah layak huni dari program Kapolda Kalimantan Selatan, dilakukan Polres Batola kepada rumah milik nenek Fauziah (82) dengan ukuran rumah 4 x 6 meter, di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit.
Kondisi rumah milik nenek Fuaziah sudah tak layak huni lagi pasca terendam banjir selama 3 tahun berturut-turut, bagian dinding bangunan rumah banyak terdapat lobang.
Kapolres Batola AKBP Diaz Sasongko, S.I.K., M.H melalui Kasi Humas AKP Abdul malik SE mengatakan, program bedah rumah layak huni merupakan program dari Kapolda Kalimantan Selatan yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Semoga dengan bantuan bedah rumah dari Bapak Kapolda Kalimantan Selatan melalui Polres Barito Kuala, nenek Fauziah dapat memiliki rumah layak huni, serta dapat mengetuk hati pihak-pihak lain untuk dapat membantu saudara-saudara kita lainnya yang kurang mampu,” harapnya.
Kegiatan pembongkaran pertama bedah rumah layak huni di wilayah Kecamatan Jejangkit ini, juga dihadiri oleh Kasat Binmas Iptu H. Sukarjan,
S.Pd, Kasat Samapta AKP Vidi Zulkifli, Kasat Intelkam Iptu Iman Juana, Camat Jejangkit Mukti Wahono serta Kades dari wilayah Kecamatan Jejangkit.
Kasat Binmas Iptu H. Sukarjan menambahkan, ada 10 unit rumah warga yang menjadi sasaran bedah rumah dari 6 wilayah kecamatan di Kabupaten Batola, dengan secara bertahap.






