Sekda Batola Berharap SKPD Terus Ciptakan Inovasi Program dan Kebijakan

Teks foto: Bappelitbang Barito Kuala menggelar Sosialisasi Lomba Inovasi Daerah dan Bimtek Sistem Informasi Manajemen Daerah Barito Kuala (Sinovara Bakula) Tahun 2024, di Aula Mufakat, Rabu (08/05). (Foto/Ist/Kominfo/Dokpim)

Marabahan, wartaberitaindonesia.com – Sekretaris Daerah Barito Kuala (Batola), Ir. H. Zulkipli Yadi Noor membuka secara resmi Sosialisasi Lomba Inovasi Daerah dan Bimbingan Teknid (Bimtek) Sistem Informasi Manajemen Daerah Barito Kuala (Sinovara Bakula) Tahun 2024.

 

Bacaan Lainnya

Kegiatan digelar Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Batola di Aula Mufakat, Kantor Bupati Batola, Rabu (08/05).

 

Zulkipli dalam sambutannya menyatakan, bahwa berdasarkan hasil evaluasi 2 tahun diadakannya lomba inovasi daerah di Kabupaten Batola, tingkat partisipannya dan kematangan inovasi yang didaftarkan masih sangat rendah, yakni hanya untuk sekedar memenuhi kewajiban satu SKPD satu inovasi.

 

“Evaluasi tahun 2023 dari 47 SKPD pengirim inovasi daerah hanya 20 inovasi saja yang memenuhi syarat untuk dimasukkan dalam Inovative Govermnance Award (IGA) Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya.

 

Kondisi ini ungkapnya, memberikan dampak pada peringkat IGA yang dinilai setiap tahun oleh Kementerian Dalam Negeri. Saat ini Kabupaten Batola masih berada di urutan ke–8 dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan sebagai katagori daerah yang inovatif.

 

“Walaupun mengalami peningkatan dari tahun 2023, namun masih sangat memerlukan perhatian kita semua, terutama para pimpinan SKPD untuk lebih perduli dengan inovasi di SKPD masing–masing,” tekannya.

 

Lebih lanjut Zulkipli mengatakan, sebenarnya di setiap SKPD, banyak sekali potensi inovasi yang dapat dilakukan atau bahkan sudah dilakukan, namun belum dikelola dan didaftarkan sebagai inovasi daerah.

 

“Saya berharap semua SKPD terus menciptakan berbagai program dan kegiatan serta kebijakan yang memiliki inovasi dalam hal tata kelola pemerintahan, pelayanan publik maupun berbagai inovasi lainnya sehingga memotivasi dan memacu kinerja birokrasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pintanya.

 

Ia juga menambahkan dalam rangka meningkatkan kuantitas dan kualitas inovasi daerah Batola, pada hari ini akan dilaksanakan bimbingan teknis kepada seluruh Kepala SKPD dan Camat se-Kabupaten Batola serta perwakilan organisasi lainnya.

 

“Dengan kegiatan ini diharapkan SKPD dan seluruh pemangku kepentingan dapat lebih memahami dan dapat menggunakan aplikasi Sinovara Bakula sebagai aplikasi untuk menjaring inovasi daerah,” pungkasnya.

 

Hadir pada kegiatan ini Kepala Bidang Inovasi, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Prov. Kalsel Murwany Viviene Antang, Kepala Bappelitbang diwakili Kabid Litbang, para Pimpinan SKPD atau yang mewakilkan, para pejabat eselon II SKPD lingkup Pemkab Batola, Perwakilan Camat se-Kabupaten Batolsla, perwakilan dari universitas dan pelajar serta perwakilan unsur dari masyarakat.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *