Terima Kunjungan Kepala PAUD Setia, Komisi I DPRD Barut Komitmen Dorong Pemerataan Akses Pendidikan

Teks foto: Ketua Komisi I DPRD Barut, Hj. Nety Herawati (tengah) didampingi Wakil Ketua Komisi I, Patih Herman (kiri) saat menerima kunjungan Kepala Sekolah PAUD Setia, Merty Jumana di lingkungan kerja Komisi I DPRD Barut, Kamis (4/12). (Ist)

Muara Teweh,

wartaberitaindonesia.com – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara (Barut), Hj. Nety Herawati, didampingi Wakil Ketua Komisi I, Patih Herman, menerima kunjungan silaturahmi Kepala Sekolah PAUD Setia, Merty Jumana di lingkungan kerja Komisi I DPRD Barut, Kamis (4/12).

 

Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan lembaga legislatif untuk mempererat komunikasi dan menyerap aspirasi langsung dari pelaku sektor pendidikan di Barito Utara, khususnya yang bergerak di bidang pendidikan inklusif.

 

Dalam kesempatan tersebut, Merty Jumana, yang akrab disapa Ibu Mer, memaparkan profil dan tantangan yang dihadapi PAUD Setia. Ia menjelaskan bahwa lembaga pendidikan yang berlokasi di Jalan LP3 Gang Giri Raya, Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah tersebut telah beroperasi selama 15 tahun.

 

PAUD Setia memiliki fokus spesifik dalam melayani anak-anak berkebutuhan khusus (ABK), dengan rentang usia dari empat bulan hingga dua belas tahun.

 

Ibu Mer, yang juga berperan sebagai terapis utama, merinci jenis-jenis hambatan tumbuh kembang yang ditangani, meliputi keterlambatan bicara, autisme, down syndrome, tuna grahita, gangguan konsentrasi, hiperaktif, Cerebral Palsy, serta berbagai kondisi perkembangan lainnya.

 

Menyampaikan harapannya, Merty menekankan pentingnya dukungan konkret dari pemerintah daerah dan DPRD. Ia berharap bantuan tersebut dapat terus mengalir, terutama untuk peningkatan fasilitas dan optimalisasi layanan pendidikan inklusif bagi ABK di Barito Utara.

 

Menanggapi masukan tersebut, Ketua Komisi I, Hj. Nety Herawati, menyambut baik informasi yang disampaikan. Ia menjamin bahwa pihaknya akan mengawal berbagai masukan yang menjadi kebutuhan di lapangan.

 

Komisi I juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemerataan akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk memastikan hak pendidikan bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus dapat terpenuhi secara optimal.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *