Tingkatkan Budaya Membaca, Pemko Banjarmasin diharapkan sediakan Pojok Baca

Pansus Peningkatan Budaya Literasi DPRD Kota Banjarmasin saat melakukan pembahasan bersama SKPD terkait. (ist)

Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – DPRD Kota Banjarmasin mengharapkan seluruh jajaran dan instansi di lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dapat menyediakan pojok baca di lingkungan kerjanya, guna meningkatkan dan menumbuhkan budaya membaca bagi masyarakat.

Harapan itu disampaikan
Ketua Panitia Khusus (Pansus) Peningkatan Budaya Literasi, DPRD Kota Banjarmasin, Faisal kepada Hariyadi.

Bacaan Lainnya

“Hal ini tentu untuk memudahkan dan meningkatkan literasi di lingkungan tempat tinggal masyarakat termasuk di kampung-kampung,” terangnya.

Menurutnya, saat ini pihak terus menggelar kelanjutan pembahasan terkait aturan atau payung hukum menyangkut itu.

Pada Selasa (14/3/2023) kemarin lanjutnya, disampaikan dalam pembahasan bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, bahwa pada Raperda ini menekankan pemerintah kota agar setiap instansi di SKPD sampai tingkat kecamatan dan kelurahan bisa menyediakan pojok baca.

“Jadi hadirnya Raperda ini dapat menjadi acuan nantinya bagi Dispersip Banjarmasin, untuk melaksanakan program kerja yang lebih baik lagi kedepan,” harapnya.

Untuk pembahasan bebernya, hampir selesai dan Pansus telah membahas 41 pasal di dalam Raperda literasi dan ada beberapa usulan tambahan dari Pansus dan Pemko yang akan dibahas kemudian.

Salah satunya berkaitan dengan pihak CSR yang turut membantu pemerintah dalam pengembangan budaya literasi di Banjarmasin akan diberi penghargaan apakah dengan bentuk pengurangan pajak/retribusi daerah atau lainnya.

“Ini masih usulan, akan kami diskusikan selanjutnya dengan pemerintah daerah,” terangnya.

Disisi lain, Faisal mencontohkan upaya yang dilakukan Pemprov Kalsel dalam memajukan literasi sudah sangat bagus dan bisa di contoh Banjarmasin khususnya dalam pengembangan perpustakaan digital.

“Karena yang dilakukan Pemprov melalui instansi terkait, dapat memudahkan masyarakat luas mengakses informasi melalui perpustakaan digital,” yakinnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *