Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk kepentingan umum, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) berkolaborasi dengan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam pengamanan program dan sasaran strategis.
Kerjasama ini untuk memastikan pelaksanaannya berjalan dengan lancar, seperti kesuksesan UIP KLT dalam menyelesaikan pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV Batulicin–Tarjun dan juga SUTT 150kV Selaru–Sebuku tepat waktu.
Untuk meningkatkan kolaborasi dan kerjasama tersebut, pada Selasa (14/3) lalu PLN UIP KLT mengadakan Rapat Monitoring dan Evaluasi Kerjasama dengan Binda Provinsi Kalsel. Kegiatan ini selain sebagai ajang silaturahmi juga dimanfaatkan untuk memaparkan progres pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang saat ini tengah dilaksanakan UIP KLT di Provinsi Kalsel.
General Manager PLN UIP KLT Josua Simanungkalit menyampaikan apresiasi atas kesuksesan dan keberhasilan penyelesaian pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang tak luput dari pengawalan, pendampingan dan pengamanan dari BIN kepada Kepala Binda Kalsel, Brigjen Pol Dr Heri Armanto.
“Terima kasih, atas kerjasama dan kerja keras seluruh jajaran Binda Kalsel yang dipimpin langsung Bapak Heri Armanto, karena telah bersama kami dalam setiap tahap pelaksanaan pembangunan di Provinsi Kalimantan Selatan ini,” ucap Josua.
Josua menambahkan, dimana pada saat pelaksanaan pembangunan SUTT 150kV Batulicin–Tarjun dan Selaru–Sebuku, PLN UIP KLT dihadapkan dengan perusahaan-perusahaan besar dengan izin usaha yang dilalui jalur transmisi tersebut.
Dalam kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Senior Manager Perizinan Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP KLT Basuki Rahman menyampaikan terkait pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang saat ini tengah dilaksanakan UIP KLT di Provinsi Kalsel.
“Saat ini pembangunan yang tengah dilaksanakan, yaitu untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di sisi Selatan melalui looping jaringan dari Kaltim ke Kalsel dengan membangun SUTT 150kV Grogot–Sei Durian–Tarjun. Lalu penyelesaian pembangunan PLTU Kalselteng 2, dan juga terdapat beberapa rencana pembangunan untuk menyuplai Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) di Kalsel,” tambah Basuki.
Sementara Heri Armanto menyampaikan, kerjasama yang berlangsung selama ini dapat terus berjalan lancar karena komunikasi dan kordinasi yang baik antara PLN dengan Binda Kalsel.
“Kerja keras tim di lapangan dalam setahun ke belakang sangat layak di apresiasi, baik tim dari PLN maupun Binda menunjukkan sinergitas berupa komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan sangat baik, sehingga setiap permasalahan yang muncul dalam hal pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di tanah Bumi Lambung Mangkurat dapat diatasi,” ujar Heri.
PLN UIP KLT dan BINDA Kalsel akan terus berkolaborasi untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang sudah ada di depan mata. Kesuksesan pembangunan ini juga akan dinikmati hasilnya oleh seluruh masyarakat di Kalsel.






