FMIPA ULM Menghasilkan Prototipe Pomade Minyak Ulin Sebagai Penyubur Rambut

Teks foto: Prototipe pomade minyak Ulin yang sedang dikembangkan FMIPA ULM. (Foto: Istimewa)

Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Tim Dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lambung Mangkurat (FMIPA ULM) telah berhasil mengembangkan inovasi teknologi kosmetik tradisional, yaitu Formulasi Pomade Minyak Ulin.

Dengan judul “Pomade Minyak Ulin (BORNEOMAN) Alternatif Penyubur Rambut Alami Khas Borneo”.

Bacaan Lainnya

Pengembangan inovasi teknologi tersebut melalui hibah pendanaan Program Bantuan Biaya Luaran Prototipe Tahun 2024 Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi.

Adapun tim dosen
diketuai Dr. rer. nat. apt. Liling Triyasmono, S. Farm, M. Sc (Program Studi Farmasi FMIPA ULM) dengan anggota apt. Mia Fitriana, S.Farm.,M.Si. (Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker FMIPA ULM) dan apt. Satrio Wibowo Rahmatullah, M.Sc, apt. Aditya Maulana Perdana Putra, M.Sc., dan apt. Muhammad Ikhwan Rizki, M.Farm (Program Studi Farmasi FMIPA ULM).

Liling Triyasmono menjelaskan Kayu Ulin (Eusideroxylon zwageri) merupakan salah satu pohon berkayu yang merupakan pohon endemik khas daerah Kalimantan.

Kayu ulin memiliki biji dan buah yang berkhasiat sebagai pengobatan.
Minyak ulin yang dihasilkan dari biji ulin memiliki kandungan vitamin, mineral dan melanin yang berpotensi sebagai penumbuh rambut dan antiuban.

Sediaan minyak ulin yang dijual dipasaran saat ini hanyalah minyak dengan bahan tambahan berupa parfum.

Inovasi produksi Pomade Minyak Ulin oleh Tim Dosen FMIPA ULM memiliki keunggulan seperti gel yang praktis, mudah dibawa dan diproduksi serta lebih disukai karena lebih kekinian dan trendy.

Penggunaan pomade juga dapat digunakan oleh berbagai kalangan usia dan lebih aman karena menggunakan bahan baku berbasis bahan alam.

Target Tim Dosen FMIPA pada tahun 2024 adalah produksi Pomade Minyak Ulin (BORNEOMAN dengan nomor paten merk dagang: DID2024098496) skala industri dan uji kemanan.

Dimana pada tahun 2025 diharapkan produk Pomade Minyak Ulin (BORNEOMAN) telah beredar di Indonesia yang merupakan produk unggulan Kalimantan Selatan yang bermutu sesuai dengan standar CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik).

Saat ini, Produk Pomade ini juga telah diajukan merek serta telah bekerjasama dengan PT De Laurels, Bali dengan model “under license”.

“Kami melihat potensi luar biasa dalam Pomade Minyak Ulin sebagai penumbuh rambut. Dengan Pomade Minyak Ulin kami berharap dapat memberikan solusi bagi masyarakat yang memiliki permasalahan kesuburan rambut, serta skala produksi sediaan ini akan dilakukan di daerah yang merupakan pusat penghasil biji ulin, maka peneliti dapat melakukan kegiatan produksi dari hulu ke hilir.,” ujar Liling Triyasmono.

Di sisi nilai ekonomi, produk ini diharapkan akan menjadi salah satu produk ikonik kosmetik yang dimiliki oleh ULM dan mampu untuk menjadi income generator dalam rangka pemenuhan visi ULM, yaitu “ULM sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya dan berkarakter kewirausahaan yang unggul berbasis lingkungan lahan basah”.

“Tim mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang telah memberikan bantuan program bantuan biaya luaran prototipe tahun anggaran 2024,” ucap Liling Triyasmono.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *