Batulicin,wartaberitaindonesia.com – Anggota DPRD Tanah Bumbu (Tanbu) melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Karang Bintang untuk mengevaluasi kinerja pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Namun, kunjungan tersebut malah menemukan kendala pelayanan kesehatan yang masih belum optimal.
Salah satu anggota DPRD Tanbu Sayono, mengalami kendala saat mencoba Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) di Puskesmas Karang Bintang. Nama Sayono tidak terdaftar di sistem, meskipun ia mengklaim rutin membayar BPJS Kesehatannya.
“BPJS Bapak aktif tidak?” tanya seorang petugas Puskesmas dengan nada ramah. Sayono langsung menanggapi tegas, “Aktif dong, setiap bulan saya bayar!”
Petugas menjelaskan bahwa data pasien harus terlebih dahulu dimasukkan ke aplikasi EPUS agar nomor antrean muncul di APM.
Kunjungan kerja ini juga memunculkan permasalahan lain, yaitu kekurangan tenaga medis dan administratif.
Kepala Puskesmas Karang Bintang, dr. H. Muhammad Erhamsyah, menyampaikan bahwa kekurangan tenaga kerja ini berdampak pada pelayanan yang belum optimal untuk masyarakat.
“Kami sangat membutuhkan tambahan tenaga kerja untuk mendukung operasional. Tanpa itu, pelayanan maksimal sulit kami capai,” akunya.
Terkait hal tersebut anggota DPRD Tanbu berkomitmen membawa permasalahan ini kepembahasan serius guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Mereka diharapkan dapat menindaklanjuti aspirasi dari Puskesmas Karang Bintang untuk memperbaiki pelayanan kesehatan di Tanbu.






