Kotabaru, wartaberitaindonesia.com– Pasca libur panjang Idul Fitri 1446 H beberapa hari lalu diketahui kondisi jalan menuju objek wisata Desa Teluk Tamiang, Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar, Kabupaten Kotabaru belum mendapat penanganan dengan kondisi memprihatikan.
Fakta tersebut terlihat kondisinya masih berupa tanah merah apabila diguyur hujan becek dan licin, tidak sedikit pengendara roda dua berjatuhan ketika melintasi infrastruktur tersebut.
“Sebenarnyakan panjang jalan hanya sekitar 5 kilometer saja namun seakan tidak tersentuh perhatian Pemprov,” kata Anggota DPRD Kalsel H. Firmansyah, SP.
Untuk status jalan, Firmansyah menyebutkan merupakan kewenangan Provinsi. Sementara bisa dilihat kondisinya memprihatikan. Sedangkan angka kunjungan wisata cukup ramai terutama hari libur dan cuti bersama, mencapai ribuan pengunjung sehingga sarana jalan mengalami kemacetan.
“Kemarin saja lebaran kedua dan H+3 hampir seluruh penginapan sampai rumah penduduk penuh wisatawan menginap,” ungkap politisi Gerindra ini.
Mempertimbangkan aspek income peningkatan perekonomian masyarakat tentu hal ini harus menjadi perhatian Pemprov sehingga pengunjung merasa nyaman dan aman ketika melintasi jalan menuju objek wisata Teluk Tamiyang.






