Kandangan, wartaberitaindonesia.com – Fraksi-fraksi DPRD Hulu Sungai Selatan (HSS) sampaikan pandangan umum, terhadap rancangan peraturan daerah (ranperda) pemberian insentif/kemudahan kepada masyarakat/investor, dalam rapat paripurna, Senin (6/2).
Fraksi PKS Masun mengatakan sangat mendukung pembentukan
pemberian insentif/kemudahan kepada masyarakat/investor, dan minta untuk membentuk panitia khusus (pansus).
“Semoga melalui pansus ranperda yang dibahas bisa tetap sasaran, sehingga tercapai pemerataan investasi di Kabupaten HSS,” ujar Masun.
Fraksi Nasdem Khaidir Sani berharap, pembentukan ranperda
pemberian insentif/kemudahan kepada masyarakat/investor menjadi peraturan yang bisa mencapai tujuan dan sasaran.
“Kami sangat mendukung ranperda pemberian insentif dan kemudahan investor bagi masyarakat, namun harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Khaidir.
Fraksi Partai Golkar Yoga Lesmana mengatakan, setelah mencermati ranperda pemberian insentif/kemudahan kepada masyarakat/investor, perlu dititik beratkan pada pola yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, berdasarkan angka kemiskinan dan tersedianya lapangan kerja.
“Penyerapan tenaga kerja paling sedikit 50 dari jumlah keseluruhan tenaga kerja, termasuk penyediaan pekerjaan bagi disabilitas,” ujar Yoga.
Menanggapi pandangan umum fraksi-fraksi, Wakil Bupati (Wabup) HSS Syamsuri Arsyad mengatakan, masuk dan saran yang disampaikan oleh dewan akan menjadi catatan pentungan bagi eksekutif.
Wabup berharap, pembahasan ranperda pemberian insentif/kemudahan kepada masyarakat/investor bisa cepat selesai, melalui pembentukan panitia khusus (pansus) yang diusulkan oleh dewan.
“Sesuai dengan harapan dewan, kita akan akomodir keuangan dewan dalam pembentukan ranperda pemberian insentif/kemudahan kepada masyarakat/investor,” ujar Wabup Syamsuri






