Paringin, wartaberitaindonesia.com – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Balangan menyatakan sikap tegas dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) I Gekrafs Kalimantan Selatan. Gekrafs Balangan memberikan dukungan penuh kepada H. Andi Fitri untuk menahkodai Gekrafs Kalsel periode mendatang.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Gekrafs Balangan, Yurli Setiawan, didampingi Sekretaris Muhammad Aditya Hariyadi dalam forum strategis yang digelar di Banjarmasin tersebut.
Yurli Setiawan mengungkapkan bahwa dukungan terhadap H. Andi Fitri didasari atas penilaian visi yang jelas dan progresif. Ia meyakini figur tersebut mampu membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif serta berkelanjutan di Bumi Antasari.
“Kami melihat H. Andi Fitri memiliki arah kepemimpinan yang mampu menyatukan potensi daerah dan memperkuat kolaborasi lintas kabupaten. Gekrafs Balangan siap bersinergi agar pelaku ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan semakin berdaya saing,” ujar Yurli.
Lebih lanjut, Yurli menekankan bahwa Muswil I bukan sekadar agenda formalitas organisasi, melainkan momentum krusial untuk merumuskan langkah strategis pengembangan 17 subsektor ekonomi kreatif agar lebih terstruktur.
Senada dengan itu, Sekretaris Gekrafs Balangan, Muhammad Aditya Hariyadi, menambahkan bahwa keputusan ini diambil melalui pertimbangan matang demi kemajuan organisasi dan para pelaku kreatif di lapangan.
“Kami berharap di bawah kepemimpinan H. Andi Fitri, Gekrafs Kalsel dapat menjadi motor penggerak yang menjembatani potensi kreatif daerah dengan peluang yang lebih luas. Sinergi antara kabupaten dan provinsi harus semakin kuat,” tegas Aditya.
Ia juga memastikan Gekrafs Balangan siap mengawal setiap program kerja yang fokus pada pengembangan pelaku usaha kreatif, pembukaan ruang kolaborasi lintas komunitas, serta penguatan peran pemangku kepentingan (stakeholders).
Melalui partisipasi aktif dalam Muswil I ini, Gekrafs Balangan kembali menegaskan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang adaptif dan inovatif sebagai salah satu pilar kemajuan ekonomi di Kalimantan Selatan.






