Barito Kuala,wartaberitaindonesia.com – Momentum Hari Jadi (Harjad) Kabupaten Barito Kuala (Batola) ke-64 menjadi tolak ukur dan pembelajaran dalam hal apa saja yang telah dilakukan guna berkontribusi nyata dalam pembangunan secara komprehensif.
Demikian harapan Kepala Desa Bahandang, Kecamatan Jejangkit, Supiani agar Pemerintah Provinsi dan Pemkab bisa menonjolkan sektor perekonomian jauh lebih baik yang berimplikasi besar terhadap masyarakat.
“Kami berharap segala potensi di Batola bisa dioptimalkan tak hanya perekonomian namun peningkatan kualitas infrastruktur baik jalan dan jembatan,” katanya kepada wartaberitaindonesia.com, Senin (15/8).
Sementara itu Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Fahrin Nizar mengaku Kabupaten Batola memang tidak bedanya dengan daerah lain, hanya saja sebagai wilayah penghubung dengan Provinsi Kalimantan Tengah, ini dinilai sangat strategis dalam pembangunan.
Hal itu bisa diperjuangkan secara perlahan dan bertahap sehingga harapan menjadikan Batola Metropolitan Banjar Bakula bisa terwujud oleh karenanya sinergitas dan memaksimalkan potensi SDA seperti pertanian dan perkebunan.
“Semoga momentum Hari Jadi Batola ke-64 ini menjadi penyemangat kita dalam memajukan kabupaten secara menyeluruh,” ucap Fahrin.
Dia juga berharap Kabupaten Batola semakin maju, sejahtera dan berkah seiring bertambahnya usia,
“Kami berharap kepada masyarakat senantiasa mendukung program kerja Pemerintah Kabupaten,” pungkasnya.






