Kabupaten Banjar, wartaberitaindonesia.com – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Srlatan (Kalsel), Habib Yahya Assegaf mendesak kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas PUPR segera merespon keluhan masyarakat perihal rusaknya jembatan Mataraman, Kabupaten Banjar, penghubung antar Kabupaten Banjar, Tapin dan Hulu Sungai segera direhabilitasi minimal dibangun jembatan darurat yang layak agar lalulintas tidak macet terlebih mendekati haul akbar Guru Sekumpul tidak lama lagi.
“Ya, inikan akses krusial kami meminta secepatnya ditanggapi kasihan masyarakat yang akan melintas,” katanya.
Dari video viral di medsos baik instagram, tiktok dan WhatsApp warga yang menggunakan roda empat dan roda dua baik menuju Kabupaten Tapin-Hulu Sungai dari Martapura Kabupaten Banjar maupun sebaliknya termasuk mereka berasal dari Kalimantan Timur (Kaltim) melitas di Jalan Mataraman terpaksa harus antre. Bahkan sudah beberapa kali mobil terperosok dampaknya sisi ruas kiri jembatan alternatifnya (detour 2) rusak.
“Kami tidak ingin rakyat susah melintas di jembatan tersebut karena itu tanggung jawab Pemerintah Daerah,” tegas politisi Gerindra ini.
Oleh karena itu dia akan
segera memanggil pihak Dinas PUPR untuk menyikapi keluhan warga, mengingat jembatan alternatif tersebut belum bisa digunakan karena melengkung atau rusak.
Sementara desakan masyarakat ini harus secepatnya ditangani sebab akses jembatan Mataraman adalah perlintasan utama, jika tidak secepatnya direhabilitasi maka potensi kemacetan panjang semakin parah.
“Saya tidak bisa membayangkan jika itu terjadi disaat haul akbar nanti,” tukasnya






