Tanah Bumbu, wartaberitaindonesia.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kslsel) dari Fraksi PKB, dr. M. Yadi Mahendra Muhyin, MA, menggelar reses di Desa Tapus, Kecamatan Teluk Kepayang, Kabupaten Tanah Bumbu, pada 1–8 Oktober 2025.
Dalam pertemuan itu, masyarakat Desa Tapus menyampaikan sejumlah aspirasi mendesak, di antaranya pembangunan beton pinggir sungai untuk mencegah longsor, serta kebutuhan di sektor pertanian berupa bantuan Alsintan (Alat Mesin Pertanian) dan pembangunan JUT (Jalan Usaha Tani).
Kepala desa dan kelompok tani menilai, kondisi sungai yang kian mengikis tepi jalan desa bisa mengancam akses utama warga jika tidak segera ditangani. Selain itu, kebutuhan Alsintan seperti traktor, rotavator, dan combine harvester sangat mendesak guna meningkatkan efisiensi sekaligus menekan biaya produksi pertanian.
“Jika Alsintan1 ada, tapi akses jalan usaha tani tidak memadai, maka manfaatnya kurang maksimal. Karena itu kami berharap dua kebutuhan ini bisa direalisasikan bersama,” ungkap salah satu perwakilan petani.
Menanggapi aspirasi itu, dr. Mahendra menyatakan akan memperjuangkan usulan warga agar mendapat perhatian dari pemerintah provinsi. Menurutnya, penguatan sektor pertanian adalah hal strategis untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan. Dukungan berupa alat pertanian dan jalan usaha tani tentu sangat berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan mereka,” ujar dr. Mahendra.
Selain menyerap aspirasi, kegiatan reses ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dengan warga Desa Tapus. Diharapkan, realisasi bantuan Alsintan dan pembangunan JUT dapat memperkuat produktivitas pertanian serta menjaga infrastruktur desa dari ancaman kerusakan lingkungan.






