Banjarbaru, wartaberitaindonesia.com – Pemerintah kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertans) menggelar Kursus Operator Sarana Industri Pelatihan dan Penempatan (Kursi Papan) Program Kartu Siap Kerja di Denzipur 8/Gawi Manuntung (GM) Banjarbaru.
Kegiatan yang berlangsung dari 22 Oktober – 3 November ini diikuti oleh para peserta muda dari berbagai kecamatan di Kabupaten Batola yang lolos seleksi Program Kartu Siap Kerja.
Adapun materi yang diberikan kepada peserta kursus mencakup pembentukan karakter, disiplin, pembinaan mental, hingga keterampilan teknis pengoperasian alat berat.
Hari pertama, para peserta menerima pembekalan dasar kedisiplinan dan wawasan kebangsaan di lingkungan Denzipur 8/Gawi Manuntung, di bawah bimbingan langsung para prajurit TNI. Materi ini bertujuan untuk menanamkan rasa tanggung jawab, disiplin, serta etos kerja yang tinggi sebelum peserta terjun ke pelatihan teknis.
Dalam kegiatan berikutnya, peserta dibekali materi praktik lapangan yang difasilitasi oleh Automotive Borneo Centre. Mereka mengenakan perlengkapan pelatihan lengkap seperti helm keselamatan, sepatu kerja, dan seragam lapangan bertuliskan “Batola Satu – Sejahtera, Agamis, Terpadu, Unggul”.
Selain pembinaan fisik dan keterampilan teknis, pelatihan ini juga mengedepankan pembinaan mental dan spiritual. Terlihat para peserta melaksanakan ibadah berjamaah di sela waktu pelatihan, sebagai bagian dari pembentukan karakter yang seimbang antara kemampuan teknis dan nilai moral.
Sebelumnya Bupati Batola H Bahrul Ilmi saat meluncurkan program Kartu Siap Kerja di Marabahan, pada Senin (20/10) lalu menyampaikan pelatihan ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal agar siap bersaing di dunia industri dan memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda daerah.
Bupati menambahkan bahwa peluncuran Kartu Siap Kerja Batola tersebut salah satu program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Barito Kuala.
“Dengan melalui program tersebut kita telah menyiapkan untuk generasi muda agar tidak kesulitan lagi mencari pekerjaan,” pungkasnya.






