Tri Wahyuni Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Risiko Kesehatan dan Karhutla saat Kemarau

Teks foto: Anggota DPRD Barsel, Tri Wahyuni. (Ist)

Buntok, wartaberitaindonesia.com – Memasuki musim kemarau yang mulai melanda wilayah Kabupaten Barito Selatan (Barsel), anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barsel, Tri Wahyuni, mengimbau masyarakat setempat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kesehatan dan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

 

Bacaan Lainnya

Dalam pernyataannya pada Senin (21/7/2025), Tri Wahyuni menekankan pentingnya langkah preventif untuk menjaga kesehatan dan keselamatan bersama.

 

Menurut Tri, suhu panas ekstrem dan potensi minimnya ketersediaan air bersih merupakan faktor pemicu utama sejumlah penyakit, antara lain dehidrasi, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), hingga penyakit kulit. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat serta kebersihan lingkungan sekitar.

 

“Saya mengimbau kepada seluruh warga Barsel, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia, untuk menjaga asupan cairan tubuh, menghindari aktivitas di luar rumah saat cuaca panas ekstrem, dan menggunakan masker jika kondisi udara mulai tercemar kabut asap,” ujarnya.

 

Selain aspek kesehatan, Tri juga menyoroti ancaman karhutla yang kerap meningkat signifikan saat musim kemarau tiba. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, tindakan yang dapat memicu bencana kebakaran yang luas.

 

“Potensi karhutla cukup tinggi saat kemarau. Hindari pembakaran lahan sembarangan demi keselamatan bersama dan untuk mencegah dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat secara luas,” tegasnya.

 

Tri berharap masyarakat dapat saling menjaga dan mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan aman selama periode kemarau ini.

 

“Musim kemarau ini harus kita hadapi dengan bijak dan penuh kehati-hatian, karena kesehatan dan keselamatan adalah prioritas utama,” pesannya.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *