Waket DPRD Kalsel Apresiasi Rencana Kemenkes Bangun RSUP di Banua  

Teks foto :  Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin. (ist)

Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com     

– Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Syaripuddin memberikan apresiasi rencana Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membangun Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) di Banua.

Bacaan Lainnya

 

“Kami sangat mengapresiasi rencana Kemenkes itu sebagai upaya pemerataan pembangunan di segala sektor di provinsi tertua di Kalimantan ini,” ujarnya kepada kepada wartaberitaindonesia.com

usai kegiatan RDP bersama direksi dan managemen RSUD Ulin Banjarmasin, Kamis (31/8).

 

Selain itu lanjutnya Kalsel sebagai penyangga ibu kota negara (IKN) maka secara profesional rencana itu merupakan wujud untuk memberikan pelayanan kesehatan lebih baik lagi seiring pertumbuhan penduduk.

 

“Kami sangat mendukung pembangunan rumah sakit baru itu nantinya,” kata Syaripuddin.

 

Jika nantinya memang terealisasi wacana tersebut maka pihaknya bersama Pemerintah Daerah dan pimpinan RSUD Ulin siap menyampaikan usulan dan kesiapan ke Kementerian Kesehatan di Jakarta.

 

Kemudian RSUD Ulin bisa menjadi penunjang pelayanan kesehatan secara menyeluruh kepada seluruh lapisan masyarakat. Artinya bukan berarti sistem pelayanan rumah sakit yang ada sekarang tidak baik, hanya saja upaya peningkatan pelayanan agar lebih cepat dan efisien sehingga perlu adanya solusi baik untuk jangka pendek, menengah hingga jangan panjang diantaranya perihal antrian pasien.

 

“Sebagai penyangga IKN, hal ini dinilai positif dalam menunjang pelayanan RSUD Ulin agar lebih relevan,” harapnya.

 

Untuk terobosan pelayanan agar semakin nyaman dan baik opsi peningkatan tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi dokter sebagai penunjang kinerjanya jadi pertimbangan selain persoalan sarana-prasarana dan ruangan, peralatan medis dan lainya termasuk menyekolahkan para tenaga medis maupun dokter apalagi status RSUD Ulin tipe A sudah jelas menjadi rujukan pasien regional Kalimantan.

 

Sementara itu Wakil Direktur Layanan Kesehatan RSUD Ulin Banjarmasin, Dr Yudhi Riswandie menuturkan komitmen kuat pihak rumah sakit bisa memberikan layanan sempurna. Kondisi tersebut saat ini sembilan layanan prioritas terus berjalan seiring banyaknya jumlah pasien berbobdong-bondong datang dan terus bertambah karena tak dapat terlayani oleh rumah sakit tipe ‘B’ maupun tipe ‘C’ di 13 Kabupaten/Kota di banua.

 

“Termasuk ke depan nanti Kalsel menjadi titik fokus bagi 3 Provinsi baik Kalimantan Timur, Tengah dan Utara dalam mengakomodir pelayanan kesehatan yang terpusat,” pungkasnya.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *