Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Guna memenuhi target nasional tahun 2023 untuk pemenuhan capaian Kartu Tanda Penduduk (KTP) digital sebesar 25% serta persiapan dalam tahapan pelaksanaan Pemilu serentak 14 Februari 2024 mendatang, maka Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan upaya konektivitas secara bertahap sehingga ke depan administrasi kependudukan masyarakat sudah terintegrasi secara elektronik melalui perangkat lunak.
“Ke depan memang perangkat lunak digitalisasi sistem kependudukan cukup diakses melalui gadget maupun perangkat lainnya dengan masuk di situs aplikasi,” kata Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK kepada wartaberitaindonesia.com,
Selasa (2/5).
Dirinya juga mengapresiasi jemput bola yang dilakukan Disdukcapil Kota Banjarmasin yang telah meluangkan waktu khusus mengunjungi para wakil rakyat guna melakukan pendataan maupun mekanisme pendaftarannya.
“Semoga upaya pemerintah untuk menerapkan sinergitas data kependudukan ini bisa berjalan lancar dan sesuai harapan bersama,” harapnya.
Sementara, Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Hj Rachmah Norlias menuturkan kegiatan pendataan identitas kependudukan digital ini untuk tahap awal sesuai arahan Pemerintah Pusat menyasar ke sejumlah kantor pemerintahan baik lingkungan dinas dan badan serta perkantoran lainnya, termasuk hari ini di lakukan di gedung Sekretariat Dewan. Kemudian petugas kependudukan ini datang secara bertahap terlebih target harus terpenuhi 25%, sementara memang untuk capaian secara nasional masih 1%.
“Kami optimis target tercapai dan apresiasi petugas Disdukcapil Kota Banjarmasin mau datang langsung melakukan pendataan,” tandasnya.






