Tanah Bumbu,wartaberitaindonesia.com
– Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi menggelar sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila, di Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (5/2).
Legislator yang akrab disapa Paman Yani ini menyampaikan esensi cinta tanah air dalam falsafah Pancasila harus tertanam di setiap sanubari hati Warga Negara Indonesia (WNI), mengingat banyak pelajaran yang bisa diambil dari perjuangan bangsa melawan penjajah, hampir setengah abad mengorbankan jiwa, raga, dan harta.
“Hingga dua pilihan saat itu hidup merdeka atau mati terhormat demi menjaga harkat martabat sebuah negara berkedaulatan,” katanya kepada wartaberitaindonesia.com usai kegiatan sosialisasi.
“Tugas estafet ini harus bisa dilaksanakan dengan kerja keras dan ketekunan sebab masih banyak yang harus dilakukan demi kemajuan NKRI,” tambahnya.
79 tahun Indonesia merdeka, namun begitu menurutnya, kekayaan alamnya terus menerus menjadi incaran negara asing tidak terkecuali Kalsel sebagai Provinsi tertua di Kalimantan.
Karena itu dia berpesan agar jangan karena uang justru menjual lahan kebangsa lain. Termasuk komitmen bersama agar mewariskan adat dan budaya serta kultural agar tidak terpengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan pengamalan nilai nilai ideologi Pancasila.
“Paham radikalisme serta menolak isu sara dengan bijak menggunakan medsos harus dilakukan,” pintanya.
Sementara itu Kepala Desa Gunung Besar Suwito mengapresiasi kepedulian Paman Yani terhadap wawasan kebangsaan di masyarakat yang semakin pudar akibat kemajuan zaman, apalagi di era digitalisasi seperti sekarang ini.
“Kita dituntut cerdas dan bijak bermedsos jangan sampai terpengaruh postingan hoaks, lakukan cek and ricek terlebih dahulu sehingga keutuhan dan persatuan kesatuan terjaga dengan baik,” ujarnya.






