Tanah Bumbu, wartaberitaindonesia.com – Berdasarkan hasil Real Count KPU 2024 Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru, Dapil 6 pasca pelaksanaan Pemilu 14 Februari lalu, perolehan suara untuk Partai Golkar dari setiap caleg DPRD Kalsel hasilnya sebanyak 55.288 suara atau mendapatkan jatah kursi yang bakal duduk periode 2024-2029.
Ketua Bappilu Partai Golkar Dapil 6, Muhammad Yani Helmi mengatakan
prestasi tersebut mampu dipertahankan partai berlambang pohon beringin ini atas partisipasi para tim sukses, relawan, kepengurusan partai hingga masyarakat yang masih mempercayakan kepada Golkar.
“Alhamdulillah secara keseluruhan
Golkar meraih 12 kursi sebagai pemenang pemilu serta menduduki jabatan sebagai Ketua DPRD Kalsel,” katanya kepada wartaberitaindonesia.com, Selasa (27/02) malam.
Untuk rincian perolehan suara disebutkan Golkar meraih suara terbanyak di 34 kecamatan di Dapil 6 diantaranya di Kecamatan Simpang Empat 6.062 suara, Kusan Hilir 2.253 suara, Satui 1.904 suara serta Kecamatan Batulicin 1.499 suara, sedangkan di Kabupaten Kotabaru Golkar suara terbanyak di Kecamatan Pulau Laut Utara 5.885 suara, Pulau Laut Kepulauan 3.087 suara, Kelumpang Hilir 3.337 suara serta Kecamatan Pulau Laut Sigam 3.099 suara.
Selain itu berdasarkan rekapitulasi formulir c1 dan d1 perhitungan semua kecamatan di Dapil 6, dirinya memperoleh 23.913 suara ditambah dengan Partai Golkar Golkar 30.820 suara.
Jumlah ini meningkat secara signifikan dari perolehan suara pada Pemilu 2019 lalu sebesar 21 ribu suara berdasarkan rekapitulasi formulir c1 dan d1 perhitungan di semua Kecamatan Dapil 6, dirinya memperoleh 23.913 suara ditambah suara Golkar 30.820 suara.
“Kita bersyukur jumlah ini meningkat jika dibandingkan pada Pemilu 2019 lalu sebesar 21 ribu suara,” ujarnya.
Lanjut pria yang karib disapa Paman Yani ini berharap doa kepada segenap rakyat banua agar seluruh caleg yang berhasil menduduki kursi di legislatif bisa menjaga amanah serta memperjuangkan aspirasi rakyat dengan baik serta profesional dengan menjunjung tinggi rasa tanggung jawab besar dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
“Oleh karenanya keinginan kuat melakukan pengawasan secara komprehensif dalam program pembangunan yang berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.






