Komisi IV DPRD Banjarmasin Bersama Disdik Bahas LKPj Tahun 2024

Teks foto : ketua komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Neli Listriani saat rapat pembahasan LKPJ

Banjarmasin,wartaberitaindonesia.com – Komisi IV DPRD Banjarmasin bersama Dinas Pendidikan (Disdik) melakukan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun 2024, Sabtu (12/04/2025).

Dalam pembahasan tersebut ada beberapa permasalahan yang dihadapi oleh dunia pendidikan di Kota Banjarmasin.

Bacaan Lainnya

Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Neli Listriani, mengungkapkan bahwa efisiensi anggaran akibat refocusing anggaran berdampak signifikan pada dunia pendidikan sehingga
menyebabkan beberapa perbaikan sekolah yang telah dianggarkan sebelumnya belum bisa terealisasi di tahun 2025 ini.

“Kita berharap di tahun depan, semua perbaikan sekolah yang telah dilaporkan oleh Dinas Pendidikan dapat menjadi prioritas untuk dilakukan perbaikan,” Ujarnya.

Politisi Partai Gerindra ini menekankan pentingnya prioritas perbaikan sekolah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di Banjarmasin.

Neli Listriani menambahkan bahwa Komisi IV DPRD Banjarmasin akan terus memantau pelaksanaan anggaran Dinas Pendidikan di tahun 2025.

“Kita akan terus mengawasi agar anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan sekolah dapat digunakan secara efektif dan efisien,” ujarnya.

Sementara itu Plt Kepala Disdik Banjarmasin, Ryan Utama, memberikan penjelasan terkait realisasi anggaran fisik di tahun 2024, yang secara umum realisasi anggaran fisik telah mencapai lebih dari 90 persen.

“Sisa anggaran yang belum terealisasi hanya disebabkan oleh kendala teknis,” ungkapnya.

Ryan juga menyebutkan bahwa dari sisi indikator kinerja, terjadi peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Peningkatan kinerja ini terlihat dari angka partisipasi sekolah yang tinggi, baik untuk SD maupun SMP. Selain itu, capaian Standar Kompetensi Minimum (SKM) juga mencapai 80 persen.

Terkait dengan perbaikan sekolah di tahun 2024, Ryan menjelaskan bahwa beberapa proyek perbaikan terpaksa tertunda karena adanya refocusing anggaran. Namun, perbaikan sekolah yang tertunda tersebut akan diprioritaskan di tahun 2025.

“Perbaikan sekolah yang tertunda tersebut akan diprioritaskan di tahun 2025,” ujarnya.

Ryan berharap, kerjasama antara DPRD dan Disdik, dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Banjarmasin secara signifikan.

“Peningkatan kualitas pendidikan ini tentunya akan berdampak positif pada kemajuan Kota Banjarmasin di masa depan,” tukasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *