Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com– Anggota Komisi IX DPR RI, Hj Mariana telah menerima keluhan dari orang tua murid dan peserta didik di SMP 24 Banjarmasin adanya rasa asam (kurang enak)
dimenu Makan Bergizi Gratis (MBG) seperti telur, bihun, sayur, pisang dan susu kemasan tanpa nasi pada Jumat, 10 Januari 2025.
Benar atau tidaknya fenomena ini, Mariana menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi besar-besaran terhadap program Presiden Prabowo Subianto tersebut.
“Ya, mungkin ini hanya skala kecil deri sekian masalah di lapangan, namun apapun itu pasti akan dievaluasi terutama bagi penyedia jasa,” katanya, Jumat (10/1).
Sejauh ini lanjutnya, pihaknya masih mengumpulkan sejumlah data di Kalsel, sekolah mana saja pelaksanaan MGB ini mengalami masalah.
Ia juga menegaskan tidak
ingin kebenaran yang ada disembunyikan karena makan siang gratis untuk peserta didik (pelajar) harus higienis, sehat dan enak, memenuhi kaidah kesehatan bagi tubuh.
“Ya, kami akan telusuri dan menyampaikan temuan di SMP 24 ini ke Fraksi Gerindra di DPR RI,” ujarnya.
Sementara itu Wakil Kepala Sekolah SMP 24 Banjarmasin, A. Yani menyanggah adanya menu terasa asam karena sejak Senin sampai sekarang sebanyak 830 peserta didik senang mendapatkan MBG tersebut.
“Tidak ada keluhan masalah makanan mereka waktu makan, ditanya enak apa tidak? Semua menjawab enak,” terangnya.
Terlepas itu semua penyedia jasa pihak catering itu wajib menyiapkan ahli gizi memantau setiap hari menu yang disajikan.
“Bahkan hari ini tadi saya ikut makan dan menu hari ini tidak masalah dari segi rasa,” sanggahnya.
Yani menyampaikan, pihak sekolah sangat bersyukur dengan adanya MBG ini karena sangat membantu siswa yang kurang mampu.
Secara pribadi ia
menyampaikan ke siswa, misal terdapat makanan disajikan tidak sesuai dengan selera, bisa diberikan kepada teman yang lain.
“Intinya pihak sekolah sangat mendukung dengan adanya makan bergizi gratis ini,” tuturnya.






