Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com– Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Gusti Rosyadi Elmi berharap pemerintah pusat dan daerah bisa mengendalikan inflasi kebutuhan sejumlah bahan pokok seperti beras dan telur ayam yang terus mengalami fluktuasi harga.
“Kondisi ini membuat kegelisahan di masyarakat terlebih mendekati Bulan Suci Ramadhan. Bukan itu saja kabar terbaru yang didapat pemerintah berencana menyesuaikan harga BBM di awal Maret ini sehingga hal ini semakin mempersulit rakyat di tengah kondisi perekonomian belum stabil sepenuhnya,” kata Rosyadi
kepada wartaberitaindonesia.com, Selasa (27/2).
“Kita ingin pemerintah itu melihat kondisi rakyat, karena berpotensi menurunkan daya beli,” tambahnya.
Menurut Rosyadi pasca Pemilu ini setidaknya pengambil kebijakan bisa melihat situasi kondisi yang tengah dihadapi rakyat, jika semua kebutuhan naik secara bersamaan tentu hal ini sangat mengejutkan, apalagi jika mereka hanya bekerja sebagai buruh serabutan atau penghasilan tidak menentu.
Menurutnya jika dalam waktu menengah saja tanpa mempertimbangkan faktor lain sehingga kenaikan tersebut tetap diambil, maka indikator kemiskinan bisa meningkat.
“Ya, korelasinya jelas jika pemasukan tidak sebanding dengan pengeluaran tentu memenuhi kebutuhan hidup juga sangat terbatas,” ujarnya.
Politisi PKS ini juga mengingatkan program pemerintah dalam memerangi stunting, maka secara tidak langsung akan menghambat pemenuhan gizi dikarenakan ketidakmampuan rakyat memenuhi keperluan hidup sehari-hari.






