Ketua DPRD Banjarmasin Pantau Langsung Pelaksanaan Program MBG

Teks foto: Pimpinan Anggota DPRD Kota Banjarmasin meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SDN Pangeran 3, Jalan Karya Sabumi, Banjarmasin Utara, Kamis (16/1/2025). (Ist)

Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri bersama Komisi IV DPRD memantau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah, Kamis (16/1/2025). Salah satunya di SDN Pangeran 3, Jalan Karya Sabumi, Banjarmasin Utara.

Program MBG ini untuk kelas 1-3, dilaksanakan pada jam istirahat pertama, yakni pukul 09.00 Wita. Sedangkan kelas 4-6 pada pukul 11.30 Wita atau istirahat kedua.

Bacaan Lainnya

Menu yang disediakan setiap hari bervariasi dan cukup lengkap, yakni nasi, telur, tahu, sayur jagung dan wortel serta ditambah buah semangka.

“Kami melihat distribusi makanan ke sekolah sampai tepat waktu dan menunya sesuai dengan yang disarankan pemerintah,” ujar politisi Partai Golkar ini di sela kunjungan.

Kota Banjarmasin, jelasnya, menjadi daerah percontohan di Kalsel karena yang pertama kali menggelar program MBG. “Ada 14 sekolah dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK dengan 6 ribu lebih siswa yang menjadi sasaran program andalan Presiden Prabowo ini,” sebutnya.

Ia mengungkapkan, belum semua sekolah di Kota Banjarmasin mendapat MBG, karena masih percontohan dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Namun dipastikannya, Pemko akan mengalokasikan anggaran dari APBD untuk mendukung program ini yang selanjutnya masih menunggu juklak dan juknis.

Sementara itu Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Neli Listriani melihat sejauh ini menu makanan yang diberikan kepada siswa sudah memenuhi standar gizi yang ditetapkan pemerintah.

“Artinya ada karbohidratnya, protein, mineral, sayur dan buah,” sebut politisi dari Partai Gerindra ini.

Yang belum tersedia ungkapnya adalah susu. Susu hanya datang sekali sepekan, Neli berharap ke depan dapat diberikan setiap hari.

Dia juga berharap program ini dapat diperluas ke seluruh sekolah di Kota Banjarmasin. Sehingga manfaatnya dapat dirasakan semua siswa.

“Jika ada kendala, kita akan mencari solusi agar program ini bisa berjalan dan bisa dinikmati semua siswa,” tukasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *