Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Direktur Lalu lintas (Dirlantas) Polda Kalsel, Kombes Pol Robertho Pardede mengungkapkan selama 14 hari terhitung
4-17 Maret 2024 Polda Kalsel beserta Polresta di 13 Kabupaten/Kota secara serentak menggelar operasi keselamatan berlalu lintas guna mewujudkan Indonesia Maju.
Robertho mengatakan
giat simpatik ini melibatkan sejumlah komponen dari stekholder yang ikut bertanggungjawab menciptakan
kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di
seluruh wilayah Kalsel.
“Penegakan disiplin berupa hukum tilang
tetap diterapkan. Akan tetapi itupun
alternatif terakhir, karena utamanya tetap mengedepankan pendekatan humanis, ” ujarnya kepada wartaberitaindonesia.com, Minggu (3/3).
Dijelaskan, untuk penerapan tilang kepada pengguna jalan baik roda dua empat maupun lebih akan mengoptimalkan
Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang sudah terpasang di seluruh Kalsel.
Selain itu perlu diketahui masyarakat banua, sekarang Polda Kalsel sudah memiliki Gedung Regional Traffic Management Centre (RTMC) di Jalan A Yani Kilometer 21 Kota Banjarbaru.
“Gedung ini menjadi pusat ETLE di Kalsel berjumlah 26 titik,” sebutnya.
Operasi keselamatan Intan 2024 terangnya menyasar pengendara yang tak taat aturan. Kemudian menandai dimulainya giat ini telah digelar apel pasukan di halaman Polda Kalsel, Sabtu (2/3) dengan melibatkan sedikitnya 618 personel gabungan termasuk anggota Praja Muda Karana (Pramuka).
Untuk giat simpatik digelar jajarannya hingga Polres Kabupaten/Kota bertujuan meminimalisir potensi dan intensitas kecelakaan di jalan raya di antaranya memberikan edukasi, mendekatkan Polri ke masyarakat serta meningkatkan kesadaran bagi pengguna jalan serta menyadarkan bagi para Wajib Pajak (WP) agar senantiasa membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tepat waktu sebagai bentuk tanggungjawab dan kesadaran sebagai warna negara.
“Periksa kelayakan spesifikasi berkendara, SIM, STNK wajib dibawa serta kita budayakan tertib berlalu lintas,” tukasnya.






