Jakarta, wartaberitaindonesia.com – Ketua Pansus III DPRD Kalsel, Firman Yusi
bersama anggota dan mitra kerja Dinas Perpustakaan Daerah Provinsi Kalsel malakukan kunjungan kerja ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) di Jakarta, Jumat (3/3).
“Pertemuan dengan pihak
Perpustakaan Nasional ini membahas
metamorfosa pelayanan ke perpustakaan,” kata Firman kepada
wartaberitaindonesia.com di sela Kunker.
Menurutnya perpustakaan itu harus mampu berkembang seiring perkembangan zaman, tidak terfokus persoalan perbukuan saja, “Ke depan perpustakaan harus mampu berkembang menjadi salah satu pilar dalam pemberdayaan masyarakat,” terangnya.
Firman berharap dari kunjungan ini bisa mempertajam materi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perpustakaan dan Pembudayaan Literasi.
“Banyak hal yang menjadi bahan masukan terutama arahan bagaimana
target masyarakat bisa menghasilkan produk-produk berkualitas sehingga Perda nantinya ikut berkontribusi serta mendorong semua perpustakaan di banua untuk lebih berkembang,” terangnya.
Sementara Wakil Pansus III, Syaiful Rahmadi juga mengharapkan, dari masukan dan saran hasil pertemuan ini bisa menjadikan Raperda Perpustakaan dan Pembudayaan Literasi di 13 Kabupaten/Kota se-kalsel mampu bersenergi dan dapat menghasilkan Perda yang berkualitas.
Sedangkan Kepala Perpusnas RI, Muhammad Syarif Bando menyarankan Perda yang tengah disusun dapat menjawab tantangan, diantaranya mencantumkan ketersedian buku-buku di Kalsel.
Kemudian peran bupati/wali kota untuk mendorong minat menulis asal-usul potensi kebudayaan, pariwisata, ekonomi dan sumber daya manusia.
“Pentingnya mencantum rasio penduduk Kalsel sekitar 5 juta jiwa ditambah literasi agar subtansinya lebih menukik, dan Perda yang disusun bisa benar-benar implementatif,” tukasnya






