Program Kosabangsa, Tim Dosen UNISM dan ULM kenalkan CPOTB di UPPK Permata Tanah Bumbu

Teks Foto: Tim pelaksana dan tim pendamping Kosabangsa, CSR PT. BIB, PT. Sarigading Pusaka Kalimantan, Kepala Desa Mustika, dan Pengurus UPPK Permata. (foto: istimewa)

Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com– Program Kosabangsa merupakan program kolaborasi sosial membangun masyarakat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek).

Program Kosabangsa merupakan program pendanaan dari Ditjen Diktiristek melalui Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) untuk menjembatani kolaborasi dalam pengembangan dan penerapan IPTEKS yang dihasilkan oleh perguruan tinggi untuk dapat dimanfaatkan bagi kebutuhan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dimulai dari 18 September hingga Desember 2023. Program ini dilakukan oleh dua tim, yaitu Tim Dosen Pelaksana dan Tim Dosen Pendamping. Tim Pelaksana berasal dari Universitas Sari Mulia (UNISM) dan Tim Pendamping dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), melibatkan mitra kegiatan yaitu desa Mustika melalui Kepala Desa Mustika, mitra kerjasama PT. Sarigading Pusaka Kalimantan dan mitra sasaran UPPK Permata.

Tim pelaksana dari Universitas Sari Mulia yaitu apt. Kunti Nastiti, M.Sc sebagai ketua serta anggota apt. Noval M.Farm. dan Yusri S.E, M.M, CRA, CRP. Sedangkan tim pendamping dari ULM terdiri dari Dr. apt. Samsul Hadi M.Sc sebagai ketua serta anggota Dr. rer. nat. apt. Liling Tryasmono  M.Sc dan Dr. Gunawan M.Si.

Selain itu, program ini melibatkan mahasiswa Universitas Sari Mulia program studi Sarjana Farmasi dan Sarjana Akuntansi. Pelibatan mahasiswa ini sebagai wujud terlaksananya Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dimana akademisi ataupun pelajar dapat melakukan kegiatan pembelajaran diluar kampus, mengaplikasikan keilmuan guna memecahkan permasalahan masyarakat, mendapatkan pengalaman secara langsung, kuat secara mental dan fisik dalam menghadapi problema secara nyata.

Kegiatan dilaksanakan di UPPK Permata yaitu sebagai mitra sasaran yang merupakan binaan PKK Desa Mustika yang beralamat di Desa Mustika, Kecamatan Kuranji, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Desa Mustika adalah salah satu desa kreatif binaan CSR PT BIB yang telah dikukuhkan oleh Kementrian Pariwisata dan ekonomi kreatif Republik Indonesia.

Sasaran kegiatan adalah masyarakat yang mempunyai kegiatan usaha pengolahan jamu atau dari bahan alam. Program dari kedua tim ini memfokuskan dalam hal pengelolaan jamu atau obat tradisional dengan pendekatan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) skala rumah tangga.

Sebelumnya, UPPK Permata sudah menghasilkan berbagai produk jamu diantaranya minuman instan daun kelor, bawang dayak, daun sirsak, dan jamu siap minum.

Terdapat permasalahan yang terjadi pada mitra sasaran yaitu pada proses pengolahan bahan baku dimana bahan menjadi cepat berjamur, pengolahan masih menggunakan peralatan sederhana, pemasaran yang masih terbatas dan keterbatasan dalam jumlah produksi.

Adapun pembuatan kemasan dari produk UPPK Permata dilakukan oleh tim CSR PT. BIB (Borneo Indo Bara), sehingga dalam kegiatan ini CSR PT. BIB berperan  dalam packaging maupun desain  kemasan.
Proses pembuatan jamu pada program ini berlandaskan PERATURAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN NOMOR 25 TAHUN 2021 mengenai PENERAPAN CARA PEMBUATAN OBAT TRADISIONAL YANG BAIK (CPOTB), diharapkan produk produk jamu yang dihasilkan oleh UPPK Permata memenuhi berbagai aspek baik mutu, kualitas dan efektivitas, sehingga keamanan produk akan terjamin.

Tujuan utama CPOTB untuk menjamin obat tradisional dibuat secara konsisten, memenuhi persyaratan yang ditetapkan dan sesuai dengan tujuan penggunaannya.

Pendampingan dalam hal proses pembuatan, yaitu prosesnya menjaga kandungan zat aktif dengan pemanasan oven suhu 60 0C dengan menggunakan Airfry Oven Modifkasi, sehingga dihasilkan produk yang lebih tahan lama dengan menjaga efektifitas dari bahan, selain itu menekankan kehigienisan dari pengolahan produk, peralatan yang digunakan hingga personalia.  Alat yang digunakan lainnya seperti maserator kinetik agar dapat diperoleh serbuk jamu instan yang lebih cepat dan warna lebih original.

Adanya teknologi dan Inovasi yang diberikan akan berdampak membawa peningkatan produksi dan pemasaran serta peningkatan kualitas mutu produk melalui CPOTB. Teknologi yang diberikan berupa mekanisasi pembuatan jamu instan/seduhan, oven modifikasi (airfry oven) untuk mempercepat proses pengeringan bahan baku, dan peralatan lainnya yang akan meningkatkan jumlah produksi dan kehigienisan produk.

Inovasi yang diberikan adanya produk baru berupa sediaan instan, teh celup dan seduhan, karena saat ini mitra hanya berupa produk serbuk. Penguatan adanya produk lokal seperti produk tanaman lokal dari kekayaan local Kalimantan berkhasiat obat sehingga diharapkan memunculkan ciri khas daerah. Produk yang dimunculkan antara lain teh Bajakah, teh Bawang Dayak, ramuan lokal Kalimantan, dan lain-lain.

Selain itu terdapat pemberian materi budidaya tanaman obat; adanya proses pendampingan dalam hal pendaftaran legalisasi produk berupa PIRT, HKI merk dagang dan sertifikasi halal; pendampingan dalam menajerial keuangan sehingga dapat menentukan laba yang maksimal dan keuangan yang tidak tercampur dengan pendapatan keluarga dan juga pelatihan pemasaran produk baik melalui website, e-commerce, desain kemasan yang menarik sehingga dapat bersaing di pasar yang lebih luas serta pembuatan katalog produk agar dapat dipasarkan secara luas.
Program ini bekerja sama dengan PT. Sarigading Pusaka Kalimantan sebagai mitra kerjasama, yang memberikan contoh produk yang berasal dari alam yang dapat digunakan dan dikembangkan sebagai produk obat tradisional.

Keberlanjutan program kosabangsa ini juga mendapat dukungan dari CSR PT. BIB yang mendukung peningkatan ekonomi UMKM di Kabupaten Tanah Bumbu. Slogan mitra sasaran dari kegiatan program kosabangsa ini adalah “Semangat Inovasi Membangun Kosa Bangsa! Terima Kasih Kosa Bangsa”.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *