Kotabaru, wartaberitaindonesia.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi mengatakan pentingnya para wakil rakyat agar konsisten dan berkomitmen secara berkelanjutan untuk terus turun kemasyarakatan dalam menyerap aspirasi sebagai bagian dari tupoksi tugas anggota dewan.
“Di hari kedua ini ada beberapa aspirasi yang disampaikan masyarakat diantaranya korelasi dari perekonomian,” katanya
usai reses di titik ke delapan, Desa Teluk Masjid, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru, Rabu (24/1).
Dijelaskannya, ada poin utama dari keinginan yang disampaikan khususnya terkait dengan mata pencaharian atau pekerjaan mereka baik di sektor pertanian, perkebunan hingga perikanan.
Tata kelola di tiga sektor itu termasuk anjloknya harga hasil tangkapan ikan laut karena es batu (pendinginan) untuk menjaga kesegaran ikan hanya mencakup 20% saja dari semua kebutuhan. Dampaknya banyak komoditi perikanan yang tidak bisa dibekukan agar bisa distok.
“Akhirnya para nelayan ini terpaksa langsung menjual hasil tangkapan mereka jika tidak kualitas ikan semakin layu dan harganya semakin murah,” ujar legislator yang akrab disapa Paman Yani ini.
Ditegaskannya, kendala nelayan ini perlu dicarikan solusinya dan pihaknya akan bekoordinasi dengan instansi terkait, terlebih ‘Bumi Saijaan’ merupakan penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Selain itu untuk pertanian dan perkebunan diharapkannya bisa semakin membaik agar menjaga ketersediaan pangan serta pemenuhan permintaan hasil panen sektor perkebunan.
Disamping itu lagi konsistensi Pemprov dan Pemkab membangun jembatan penghubung Pulau Laut serta seriusnya Bupati dalam mengembangkan sektor pariwisata sehingga tidak menutup kemungkinan Kotabaru menjadi Bali-nya Indonesia bagian tengah.
“Jika tiga komponen itu bisa dijaga maka bisa berimplikasi langsung terhadap kesejahteraan rakyat,” tukasnya.






