Surabaya,
wartaberitaindonesia.com – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kunjungan ke DPRD Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) guna studi komparasi atau kaji tiru pengendalian banjir.
“Pentingnya mengurai genangan air yang tinggi, di sini tentu saja fungsi drainase, pembuangan maupun sungai berperan penting,” kata Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel, H. Gt. Abidinsyah didampingi sejumlah anggota lainnya kepada wartaberitaindonesia.com, Kamis (30/03) di Surabaya.
Abidinsyah menjelaskan mengintegrasikan semua kajian dan ide-ide untuk menangani banjir ini sangat diperlukan, seperti yang diterapkan di Surabaya dan sinegitas Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota harus benar-benar sejalan dengan melibatkan konsultan atau pendamping dari semua Perguruan Tinggi.
Selain mengoptimalkan fungsi pengairan tentu hal itu harus ditunjang pula dengan pembangunan pompa air, pembuatan bozem (waduk) baru serta pengerukan sungai maupun saluran-saluran yang ada harus dimaksimalkan.
“Artinya pembersihan setiap saluran pembuangan akibat pendangkalan akibat lumpur dan sampah harus diperhatikan. Semoga daerah kita bisa melakukannya juga, setidaknya bisa meminimalisir dampak banjir yang ditimbulkan,” harapnya.
Abidinsyah mengatakan dalam dekat bersama pihak terkait akan segera merumuskan hal apa saja yang perlu disempurnakan bersama mitra kerja agar problem bajir tahunan ini bisa perlahan teratasi.






