Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Kartoyo menyampaikan pihaknya
di legislatif akan mensupport Pemprov Kalsel agar Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bisa diraih di tahun 2025,
“Meskipun kita ketahui sejumlah pejabat terlibat gratifikasi,” ujarnya, Rabu (16/10) di Banjarmasin.
Namun begitu tegasnya, jika anggaran disertai kinerja yang baik serta laporan pertanggungjawaban sesuai aturan maka dia optimis WTP dari BPK RI bisa diraih kembali.
“Oleh karena itu kami berupaya melakukan fungsi dewan profesional, akuntabel dan transfaran. Mohon doa rakyat banua agar semua komponen pimpinan dan pejabat amanah dalam menjalankan tugas,” harap Kartoyo.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar menyatakan bahwa Pemprov Kalsel tetap optimis di tahun depan penghargaan WTP tetap menjadi perhatian.
Diharapkannya kolaborasi semua pihak baik eksekutif dan legislatif bisa bersinergi, termasuk mungkin saja ada beberapa item catatan itu menjadi indikator karena itu harus diupayakan bisa dipertahankan.
“Ya kami berusaha Kalsel tetap mendapatkan WTP oleh BPK RI meski nantinya ada catatan,” ucapnya.
Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum lama ini di mana sejumlah pemangku kepentingan telah ditetapkan sebagai tersangka, namun roda pemerintahan di Pemprov Kalsel tetap berjalan normal.






