Banjarmasin,wartaberitaindonesia.com – Sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dengan mengedepankan budaya ketimuran tentu sangat menjunjung tinggi rasa hormat dan santun kepada siapapun dalam segala aspek sendi-sendi kehidupan berbangsa atas dasar falsafah Pancasila sehingga persatuan dan kesatuan di tengah banyaknya perbedaan mampu membuat kita kuat dalam ikatan NKRI bahkan negara-negara besar sangat iri dengan Indonesia yang mampu bersatu.
“Negara-negara maju itu saja melihat Indonesia ini bisa bersatu meski beda agama, suku dan lainnya,” kata Anggota Komisi II DPRD Kalsel, H. Firmansyah, SP
saat menyampaikan materi sosialisasi wawasan kebangsaan (Wasbang) revitalisasi aktualisasi Pancasila di Kelurahan Kotabaru Tengah, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, Jumat (18/10).
Ia menambahkan untuk kita bisa belajar dan menerapkan dalam aktivitas sehari-hari misalnya tegur sesama hingga ringan menolong jiran tetangga sampai ikut berpartisipasi setiap kegiatan sosial menjadi cerminan warga yang baik. Oleh karena itu paham cinta tanah air dalam esensi kandungan Pancasila harus diedukasi pula kepada generasi penerus bangsa ini sehingga mereka paham berdirinya bangsa besar karena mampu menempatkan diri.
“Jangan sampai generasi muda kita tidak paham Pancasila bahkan ironisnya tidak hapal Pancasila, ” harapnya.
Lanjut politisi Gerindra ini menegaskan kepada masyarakat didominasi pekerjaan nelayan, bekebun dan bertani tentu banyak beranekaragam dimana mereka berasal karena tidak sedikit diantara mereka ini pendatang atau merantau, maka dari itu tugas kita bersama agar bisa saling menghormati, menghargai serta merangkul dalam perspektif kekeluargaan.






