Banjarmasin,wartaberitaindonesia.com -Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Habib Yahya Assegaf mengaku sependapat dengan keinginan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar peruntukan perumahan bersubsidi benar-benar tepat sasaran, yakni bagi mereka yang belum memiliki rumah sendiri.
Hal ini pentingnya rekan-rekan developer dan dinas terkait melihat fenomena tersebut dengan baik, mengingat masih banyaknya rakyat yang belum memiliki rumah layak huni.
“Ya, setidaknya rumah tersebut bisa dihuni langsung dan terciptanya pemerataan penduduk,” kata Habib Yahya, Kamis (14/11).
Ia menambahkan bagi mereka yang memiliki penghasilan lebih dan sudah memiliki rumah sendiri bisa saja mengajukan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) tapi non subsidi, selain itu berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yakni pengalihan rumah bersubsidi kepada pihak lain yang tidak berhak.
Hal tersebut bukan tanpa alasan karena di lingkungan perumahan tersebut mengalami tingkat kekosongan atau tak berpenghuni mencapai 80% lebih. Ironisnya lagi ada sebagian rumah yang disewakan pemiliknya kepada orang lain sementara agunan kredit masih berjalan di perbankan.
“Perbankan dan pengembang sudah berikan ultimatum jika rumah harus dihuni bersangkutan, tidak boleh kosong dan tidak boleh disewakan,” ujar politisi Gerindra ini.
Dia menegaskan, hal menarik disini adalah hingga tahun 2024, jumlah perumahan di 13 kabupaten kota di Kalsel ada 1.935 unit. Dari jumlah tersebut, 568 unit telah diserahkan kepada pemerintah, sedangkan 1.377 unit masih dalam proses serah terima.
Kemudian Opsi mengatasi permasalahan perumahan dan kawasan permukiman ini, Pemprov melakukan pendataan inventarisasi Prasarana Sarana Utilitas Umum (PSU).
Bukan itu saja persoalan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi solusi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) agar memiliki kesempatan memiliki rumah dengan perhitungan bunga jauh lebih ringan, yakni 5% selama cicilan KPR maksimal 20 tahun dengan rata-rata pendapatan atau penghasilan maksimal Rp8 juta per bulan.






