Komisi IV Minta Disdik Larang Sekolah Laksanakan Perpisahan di Hotel, Ini Alasannya

Teks foto : Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Firman Yusi. (Istimewa)

Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Firman Yusi meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalsel tidak memberikan izin tanpa kecuali kepada setiap sekolah di bawah naungannya baik SMA dan SMK sederajat untuk tidak menyelenggarakan perpisahan peserta didik di hotel.

 

Bacaan Lainnya

Alasannya menurut Firman, tidak efektif dan tidak efisien serta cenderung memberatkan orang tua atau wali murid karena dipastikan memerlukan biaya besar, sementara jika mau melanjutkan ke perguruan tinggi baik PTN maupun PTS tentu diperlukan budget cukup besar.

 

“Kami ingin bisa dilaksanakan di sekolah saja dan jangan berlindung di komite sekolah di sinilah sinergitas itu diperlukan agar tidak memberatkan wali murid,” katanya kepada wartaberitaindonesia.com, Selasa (19/3).

 

Seperti agenda tahunan  pelaksanaan tentu akan dikomandoi komite sekolah sementara pihak sekolah harus bisa menempatkan posisi dengan benar, “Jangan sampai perpisahan tahun ini dan seterusnya justru dimanfaatkan oleh sejumlah oknum baik secara pribadi maupun kelompok tertentu mencari keuntungan finansial,” ujarnya.

 

Politisi PKS ini mengingatkan bahwa keberadaan komite dalam juknisnya berdasarkan Kemendikbud harus berorientasi kepada edukasi dan mencerdaskan generasi penerus.

 

“Ingat perpisahan itu jangan berkedok komite sekolah selain itu transparansi penggunaan keuangan harus disampaikan jangan sebaliknya ditutup-tutupi,” ujarnya.

 

Dengan tegas Firman meminta Disdik agar memberikan surat edaran ke semua sekolah disertai ancaman sanksi tegas jika ada yang melanggar, hal ini bukan tanpa alasan karena saat reses di beberapa titik masyarakat minta DPRD Kalsel bisa menyampaikan hal itu ke Disdik mengingat kondisi perekonomian orang tua yang tidak semua sama.

 

Oleh karenanya dalam waktu dekat dirinya dan koleganya di Komisi IV  sependapat agar memanggil dinas terkait guna  menyampaikannya secara langsung.

 

“Yang jelas masih banyak urgensi lainnya tanpa harus melaksanakan perpisahan di tempat mewah maupun hotel berbintang,” tukasnya.

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *