Banjarbaru,wartaberitaindonesia.com – Pembangunan jembatan penghubung Pulau Kalimantan – Pulau Laut Kotabaru dinilai penting untuk dilanjutkan, mengingat fungsi dan manfaat dari infrastruktur tersebut dinilai memberikan peranan penting bagi kemajuan dalam upaya pemerataan diberbagai sektor.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi atau Paman Yani pada RDP tindak lanjut rencana pembangunan jembatan penghubung Kalimantan – Pulau laut Kotabaru di ruang rapat H. Maksid Setdaprov Kalsel di Banjarbaru, Rabu (30/08).
RDP dihadiri Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis, Ketua DPRD Tanah Bumbu Andrean Atma Maulani dan beberapa Kepala SKPD di lingkungan Provinsi Kalsel.
Paman Yani mengungkapkan awal pendirian jembatan ini sudah dimulai sejak 2015 lalu diera Gubernur Kalsel, H. Rudy Arifin dan tahun 2018 sempat mangkrak beberapa tahun selanjutnya.
“Ya, di tahun 2023 ini rencana pembangunan jembatan dilanjutkan semoga semua pihak bisa konsisten demi kemaslahatan rakyat,” katanya.
Dia menegaskan bahwa pentingnya komitmen satu kata antara Pemerintah Provinsi Kalsel, Pemkab Tanah bumbu dan Kotabaru agar program kelanjutan pembangunan jembatan tersebut bisa dilaksanakan karena akan memberikan dampak positif bagi perekonomian hal pendukung lainnya seperti terdapatnya kawasan industri di Mekar Putih selain keselarasan peningkatan pembangunan bagi IKN.
“Kami berharap hal ini menjadi atensi penting bagi kita semua terlebih masyarakat sangat merindukan jembatan penghubung itu segera terealisasi,” tukasnya.






