Pembangunan Gedung Baru DPRD Kalsel Ditergetkan Rampung 2027

Teks Foto :  Ketua DPRD Provinsi Kalsel H. Supian HK memberikan keterangan kepada awak media didampingi Kadis PUPR, Ahmad Solhan (kiri) dan Ketua Komisi III, H. Sahrujani, anggota Komisi III, Isra Ismail (kanan) dan Sekwan Kalsel, Muhammad Jaini. (Ist)

Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Pembangunan gedung baru DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Kota Banjarbaru ditergetkan rampung tahun 2027.

 

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Provinsi Kalsel Supian HK kepada awak media usai peletakan batu pertama, Rabu (5/6/2024)

didampingi Kadis PUPR, Ahmad Solhan, Ketua Komisi III, H. Sahrujani, anggota Komisi III, Isra Ismail dan Sekwan Kalsel, Muhammad Jaini.

 

“Insha Allah, pembangunan gedung dewan ini bisa rampung sesuai target waktu,” kata Supian.

 

Dijelaskan, pembangunan gedung dewan baru di area pusat pemerintahan provinsi ini sebagai persyaratan aturan karena berpindahnya status Ibu Kota Provinsi Kalsel yang semula di Banjarmasin ke Banjarbaru.

 

“Kami harapkan selama proses pekerjaan nantinya tidak mengalami kendala berarti sehingga target rampung di tahun 2027 mendatang,” tuturnya.

 

Supian menyebutkan untuk ruangan nanti setiap orang anggota dewan akan mendapatkan jatah ruangan tersendiri hal ini sama halnya dengan fasilitas yang terdapat di setwan provinsi lain termasuk DPR RI.

 

“Bukan itu saja di tahun 2026 juga direncanakan untuk rumah dinas anggota dewan di sekitar area perkantoran agar dekat sehingga bisa menghemat waktu dan operasional,” jelasnya.

 

Sementara Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalsel, Ahmad Solhan menambahkan, untuk tahap awal tahun 2024 ini dikerjakan pemasangan tiang pancang atau pondasi dengan anggaran 28,6 miliar, selanjutnya tahun 2025 sampai 2027 dibangun gedung utama dan infrastruktur lainnya tiga lantai.

 

“Mekanisme pembangunan perkantoran DPRD ini terus berlanjut dengan melihat pagu anggaran yang telah disesuaikan,” ujarnya.

 

Bangunan gedung dewan ini, lanjutnya, dilaksanakan bertahap dengan mengutamakan kualitas dan fasilitas yang dipersyaratkan untuk dipenuhi.

 

“Dari tahap awal hingga direncanakan rampung tahun 2027 nanti akan menghabiskan anggaran sekitar 260 miliar,” ungkapnya.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *