Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Kerahkan 15 orang lakukan rehabilitasi kebocoran pipa HDPE diameter 500 mm terletak di persimpangan Jalan Gatot Subroto – Jalan Veteran persis berada di pinggir jalan raya dan pekerjaan dilakukan secara manual termasuk penggalian tanah karena untuk menggunakan alat berat sulit dilakukan di tengah arus lalulintas padat.
“Ya kami targetkan 12 jam pekerjaan rampung, untuk mengoptimalkan alat berat menunggu situasi jalan sepi dari pengendara,” kata Supervisor TRD 2 PAM Bandarmasih, Abdurrahman, Selasa (21/1) malam.
Sejauh ini tim teknis belum dapat memastikan kebocoran pipa tersebut dan pihaknya segera melakukan investigasi, namun indikasi sementara kuat dugaan kerusakan diakibatkan pasangnya air sungai seiring tingginya intensitas curah hujan.
Saat ini tim di lapangan telah melakukan penggalian di sekitar pipa bocor sedalam 2,5 meter, selanjutnya pekerjaan terus dilakukan sampai benar-benar selesai.
“Pemulihan distribusi air ke pelanggan dilakukan secara bertahap setelah perbaikan selesai,” ujarnya.
Dampak kerusakan pipa ini lanjut Abdurrahman, sejumlah pelanggan di wilayah akan mengalami penurunan tekanan air hingga mati total, di antaranya di kawasan Hasan Basri sebelah kanan, Simpang Tangga, Cemara, Flamboyan, Cendana, Sei Miai, Sei Andai, Sei Jingah,Sultan Adam, Benua Anyar, Mesjid Jami dan sekitarnya.






