DPRD Kalsel akan Evaluasi Dana Hibah untuk Pembangunan Madrasah

Teks foto : Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Firman Yusi bersama rombongan saat monitoring Madrasyah Tsanawiyah Ar Raudlah Tanta, Kabupaten Tabalong, Rabu (3/1). (Istimewa)

Tabalong, wartaberitaindonesia.com– Bantuan dana hibah yang tidak mencapai 100% oleh Pemerintah Provinsi Kalsel menjadi bahan evaluasi dan kajian bagi Komisi IV DPRD Kalsel karena dari keterbatasan itu akhirnya optimalisasi pemanfaatannya juga tidak bisa langsung dirasakan.

“Dana hibah itu cuma disetujui 50% saja dari usulan, sehingga progres perbaikan gedung sekolah tidak rampung,” kata Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Firman Yusi
saat monitoring perbaikan Madrasyah Tsanawiyah Ar Raudlah Tanta, Kabupaten Tabalong, bersama rombongan, Rabu (3/1).

Bacaan Lainnya

Diungkapkannya, sama halnya dengan sejumlah madrasah di banua, oleh karenanya di Tahun 2024 ini Komisi IV akan berupaya melakukan komunikasi ke Pemda agar sektor pendidikan berbasis keagamaan masuk skala prioritas dana hibah.

Mengaca dari tahun lalu usulan Rencana Anggaran Belanja (RAB) oleh pihak sekolah realisasi 50% saja, hasilnya terkesan terbengkalai karena fasilitas tidak terpenuhi seperti jendela, pintu dan lainnya.

“Rata-rata bangunan madrasah ini sudah tua dan perlu pemugaran meski tidak keseluruhan yang penting proses pembelajaran nyaman dan aman,” harapnya.

Sementara itu Wakil Kepala Sekolah Mts Ar Raudlah Tanta Mahjuwita mengapresiasi dan bersyukur atas perhatian wakil rakyat terhadap pendidikan keagamaan.

Seperti dilihat kondisi sekolah memang ada ruangan yang belum bisa difungsikan karena belum sempurnanya pembangunannya.

Untuk itu ia memohon agar Komisi IV bisa memperjuangkan kembali dana hibah di tahun 2024 sehingga pembangunan ruang kelas tersebut dapat dirampungkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *