Komisi III DPRD Kalsel Monitoring Program Bantuan RTLH di Desa Pandahan

Teks foto : Rombongan Komisi III DPRD Kalsel saat monitoring program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. (Istimewa)

Tanah Laut, wartaberitaindonesia.com– Pastikan program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun 2023 oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terealisasi sesuai harapan masyarakat, Komisi III DPRD Provinsi Kalsel lakukan monitoring penerima di Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut.

Wakil Ketua Komisi III H. M. Rosehan NB mengapresiasi Pemprov yang sudah merealisasikan keinginan dan harapan masyarakat melalui program bedah rumah.

Bacaan Lainnya

Pihaknya berharap ke depan tindak lanjut pengerukan sungai-sungai di kawasan Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati, mengingat daerah ini tahun lalu terendam banjir yang luar biasa.

“Selain respon terhadap bedah rumah semoga sungai itu dikeruk. Jadi ambang batas ketinggian air sungai bisa turun. Setidaknya ketika banjir bisa diminimalisir,” katanya kepada wartaberitaindonesia.com, Senin (12/2).

Sekretaris Komisi III H. Gusti Abidinsyah berharap pagu anggaran RTLH senilai Rp20 juta per unit dinaikkan menjadi Rp30 juta per rumah termasuk penanganan masalah sanitasi harus diatasi secepatnya.

Sementara itu salah satu warga Desa Pandahan penerima Program Bantuan RTLH, Halimatus Sa’diyah mengaku gembira atas bantuan yang diberikan.

“Himung banar ulun, kada kebanjiran lagi ulun. Dulu sakit hati bila hujan turun, hari ini tenang kawa guring sudah,” ujarnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *