Paman Yani Sosialisasikan Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila di Desa Semisir

Teks Foto : Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi saat menggelar sosialisasi revitalisasi dan aktualisasi nilai-nilai Ideologi Pancasila, di Desa Semisir, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kabupaten Kotabaru, Selasa (5/12). (ist)

Kotabaru, wartaberitaindonesia.com
– Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Yani Helmi menggelar Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Ideologi Pancasila, di Desa Semisir, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kabupaten Kotabaru, Selasa (5/12).

Pada kesempatan itu Yani mengingat, memasuki pesta demokrasi tahun 2024 mendatang sebagai warga yang baik, dewasa dan cerdas harus bisa bersikaf arif diantaranya saling menghargai dan menghormati cara pandang dan pilihan politik sehingga tatanan keamanan bisa terwujud, inilah nilai-nilai demokrasi sesungguhnya guna mencegah terpecahnya
persatuan dan kesatuan NKRI.

Bacaan Lainnya

“Kita ini jangan sampai tergerus kepentingan sesaat, sebaliknya semua harus bergembira karena pesta demokrasi harus disambut gegap gempita,” pintanya.

Di tahun politik seperti sekarang, lanjutnya, tentu yang perlu ditonjolkan adalah sikap saling memahami, hindari perilaku membatasi diri apalagi sampai terkotak-kotak, artinya jelas krusialnya adalah jangan sampai terjadi bentrokan sesama warga jiran tetangga atau bacakut papadaan. Beda pilihan adalah wajar.

“Sejak dulu kita semua terbuka dengan siapa saja baik penduduk asli maupun bagi para pendatang namun yang terpenting bagaimana bersama-sama menciptakan harmonisasi itu sendiri,” ujarnya.

“Kotabaru beragam dan majemuk tetapi bisa membingkai semangat persatuan dan kesatuan di bawah bendera Merah Putih,” tambah pria yang akrab disapa Paman Yani ini.

Dia berpesan agar semua masyarakat bisa mencegah paham
radikalisme yang merusak bangsa dan tatanan negara.

Sementara, Kepala Desa Semisir, Wahyudin mengaku sangat mengapresiasi adanya edukasi wawasan kebangsaan dari sudut ideologi bangsa Indonesia, “Sejatinya berdasarkan pengalaman daerah kita aman dan sejuk ketika menghadapi tahun politik,” tukasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *