Banjarmasin,wartaberitaindonesia.com – Rencana pembangunan jalur kereta api di Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali mencuat bahkan kabarnya pihak investor dari Dubai telah menjalin komunikasi intens dengan Pemerintah Daerah, hal ini mengingat usulan tersebut telah disampaikan ke Pemerintah Pusat bahkan dalam setiap kesempatan seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) terus dilakukan.
“Kami terus mengusulkan ke Pemerintah terkait pembangunan rel kereta api ini namun belum masuk skala prioritas,” kata Kepala Bappeda Kalsel, Noor Ariadi.
Ia menambahkan untuk perihal penganggaran sendiri pihaknya telah siap tinggal pelaksanaannya saja termasuk meminta restu berupa persetujuan Pemerintah Pusat. Adapun jalur yang disiapkan melalui anggaran tersebut dari Kota Palangka Raya Kalteng, Banjarmasin hingga Tanjung, Banjarmasin ke Tala dan Tanbu.
“Momentum IKN ini mengharuskan pemerataan pembangunan regional, semoga bisa diprioritaskan,” harapnya.
Sementara itu Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Rosehan NB kepada wartaberitaindonesia.com Sabtu (15/4) menegaskan bahwa wacana pembangunan jalur kereta api di banua itu sah-sah saja tapi dirinya mengingatkan jangan sampai menjadi mimpi setinggi langit karena jika melihat progres maupun mekanisme di lapangan sulit direalisasikan.
“Kita boleh bermimpi setinggi langit namun reaksi di lapangan tidak menjanjikan,” tukasnya.






